Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Arus Balik Lebaran Usai, Penumpang Berangkat di Bandara SAMS Sepinggan Anjlok 41 Persen!

Ulil Mu'Awanah • Jumat, 26 Juni 2026 | 19:28 WIB
MELAMBAT: Pergerakan penumpang pesawat domestik melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mengalami perlambatan pada April 2026.
MELAMBAT: Pergerakan penumpang pesawat domestik melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mengalami perlambatan pada April 2026.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pergerakan penumpang angkutan udara domestik melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mengalami perlambatan pada April 2026.

Setelah tingginya mobilitas masyarakat pada masa arus mudik dan balik Lebaran di Maret, jumlah penumpang yang berangkat maupun datang kembali bergerak normal sehingga menyebabkan penurunan secara bulanan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan mencatat jumlah penumpang domestik yang berangkat pada April 2026 sebanyak 123.977 orang. Angka tersebut turun 41,60 persen dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 212.288 orang.

"Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah penumpang berangkat juga masih lebih rendah 31,83 persen dibanding April 2025 yang mencapai 181.866 orang," sebut Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama.

Baca Juga: Konsumsi Pertalite Meledak usai Harga Pertamax Naik, ESDM Pastikan Pasokan BBM Aman

Penurunan ini merupakan gambaran normalisasi aktivitas penerbangan setelah tingginya mobilitas masyarakat pada bulan sebelumnya.

"Penurunan jumlah penumpang domestik yang berangkat pada April terjadi setelah tingginya aktivitas perjalanan pada Maret. Secara bulanan turun 41,60 persen, sedangkan dibandingkan April tahun lalu juga masih mengalami penurunan sebesar 31,83 persen," katanya lagi.

Meski keberangkatan menurun tajam, kondisi berbeda terlihat pada arus kedatangan. Jumlah penumpang domestik yang tiba di Bandara SAMS Sepinggan justru mencapai 207.310 orang atau meningkat 3,45 persen dibandingkan Maret 2026 yang sebanyak 200.398 orang.

Namun demikian, apabila dibandingkan dengan April tahun sebelumnya, jumlah penumpang datang masih mengalami penurunan sebesar 25,13 persen dari 276.893 orang.

Baca Juga: Pendaftaran Jalur Domisili SMP Ditutup Hari Ini, Diskominfo Samarinda Klaim Sistem SPMB Stabil

Secara keseluruhan, total pergerakan penumpang domestik selama April 2026 tercatat sebanyak 331.287 orang. "Jumlah ini turun 19,72 persen dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 412.686 orang. Dibandingkan April 2025, total pergerakan penumpang juga menurun sebesar 27,79 persen," ucapnya.

Marinda menjelaskan bahwa pola tersebut menunjukkan aktivitas penerbangan domestik masih dipengaruhi faktor musiman. Lonjakan penumpang pada Maret dipicu momentum Hari Raya Idulfitri, sedangkan April menjadi periode penyesuaian setelah masyarakat kembali menjalankan aktivitas rutin.

"Kondisi ini menunjukkan pola musiman pada transportasi udara. Setelah periode libur panjang selesai, mobilitas masyarakat biasanya kembali normal sehingga jumlah penumpang ikut menurun," ujarnya.

Selain itu, data BPS juga memperlihatkan komposisi penumpang domestik selama April didominasi oleh penumpang yang datang. Dari total 331.287 penumpang, sebanyak 62,58 persen merupakan penumpang kedatangan, sedangkan penumpang keberangkatan hanya menyumbang 37,42 persen.

Fenomena tersebut menunjukkan Balikpapan masih menjadi daerah tujuan perjalanan, baik untuk aktivitas bisnis, pemerintahan maupun pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan di Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga: Jangan Parkir Sembarangan, Dishub Bontang Siapkan Penertiban Jukir dan Kendaraan di Tepi Jalan

Meski secara keseluruhan jumlah penumpang masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, peningkatan arus kedatangan secara bulanan menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi di Balikpapan tetap bergerak dan kebutuhan perjalanan menuju kota ini masih cukup tinggi.

Marinda menambahkan perkembangan transportasi udara merupakan salah satu indikator penting dalam melihat dinamika mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.

"Pergerakan penumpang menjadi salah satu indikator aktivitas ekonomi. Karena itu, perkembangan transportasi akan terus dipantau untuk melihat kecenderungan mobilitas masyarakat dari waktu ke waktu," tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Penumpang Pesawat Balikpapan #Penumpang IKN #Transportasi Udara Balikpapan #bandara sams sepinggan #BPS Balikpapan