Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Harga Pertamax Berpotensi Turun dalam Waktu Dekat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan Purbaya

Uways Alqadrie • Kamis, 2 Juli 2026 | 06:59 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Pemerintah memberi sinyal positif terkait kemungkinan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax. Peluang tersebut muncul setelah harga minyak mentah dunia menunjukkan tren penurunan dalam beberapa pekan terakhir.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, apabila harga minyak global terus bergerak stabil di level yang lebih rendah, maka penyesuaian harga Pertamax sangat mungkin dilakukan. Kondisi itu juga diyakini dapat mengurangi tekanan inflasi dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Juga: KPK Temukan Land Cruiser Rp2 Miliar yang Sempat Disembunyikan Bupati Kuansing

Menurutnya, gejolak harga energi yang sempat terjadi dipicu konflik di Timur Tengah, sehingga harga minyak dunia melonjak hingga menembus lebih dari US$100 per barel.

Namun kini pasar mulai kembali normal. Minyak mentah Brent diperdagangkan di kisaran US$72,08 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) berada di sekitar US$68,89 per barel.

Purbaya menjelaskan, inflasi yang terjadi belakangan lebih banyak dipengaruhi kenaikan harga komoditas yang bersifat sementara, terutama energi dan bahan pangan. Karena itu, ketika harga komoditas mulai turun, tekanan terhadap inflasi diperkirakan ikut mereda.

Ia menambahkan, inflasi inti Indonesia masih berada pada level yang aman, yakni 2,76 persen. Angka tersebut menunjukkan daya beli masyarakat masih relatif stabil dan kenaikan inflasi saat ini bukan disebabkan meningkatnya permintaan, melainkan akibat fluktuasi harga sejumlah komoditas.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi pada Juni 2026 mencapai 0,44 persen dibanding bulan sebelumnya. Secara tahunan, inflasi tercatat sebesar 3,34 persen, sedangkan inflasi tahun kalender hingga Juni mencapai 1,79 persen.

Baca Juga: Belgia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Penentunya Baru Muncul Menit 118

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan kenaikan inflasi bulanan ditandai dengan meningkatnya Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,40 pada Mei menjadi 111,89 pada Juni 2026.

Meski demikian, pemerintah optimistis laju inflasi akan kembali terkendali apabila harga energi global terus melandai. Penurunan harga Pertamax dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat membantu menjaga stabilitas harga barang dan jasa di dalam negeri.

Editor : Uways Alqadrie
#harga bbm hari ini #Harga BBM 1 April 2026 #kementerian esdm #Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa #kementerian keuangan