Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bukan Cuma Tempat Belanja, Central Park Borneo Bay City Bakal Serap Ribuan Tenaga Kerja

Ulil Mu'Awanah • Senin, 13 Juli 2026 | 19:14 WIB
DINANTIKAN: General Manager Plaza Balikpapan Aries Adriyanto mengajak manajemen Kaltim Post melihat kesiapan Central Park Borneo Bay City yang rencananya mulai beroperasi September mendatang.
DINANTIKAN: General Manager Plaza Balikpapan Aries Adriyanto mengajak manajemen Kaltim Post melihat kesiapan Central Park Borneo Bay City yang rencananya mulai beroperasi September mendatang.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kehadiran mal anyar Central Park Borneo Bay City nantinya tidak hanya membawa semangat baru pada sektor ritel Balikpapan, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar. Pusat perbelanjaan yang dijadwalkan beroperasi September mendatang tersebut diperkirakan membutuhkan hingga 1.500 tenaga kerja.

General Manager Plaza Balikpapan Aries Adriyanto mengungkapkan, dampak ekonomi dari sebuah mal baru tersebut tidak hanya berasal dari aktivitas transaksi pengunjung, tetapi juga dari banyaknya pekerja yang terlibat dalam operasional kawasan. "Kalau dari sisi tenaga kerja, kita perkirakan nanti bisa menyerap sekitar 1.000 sampai 1.500 orang," kata Aries, akhir pekan lalu.

Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja akan berasal dari berbagai lini, mulai dari karyawan tenant, operasional mall, hingga tenaga pendukung seperti keamanan dan layanan kebersihan. "Karena bukan hanya karyawan tenant. Ada juga outsourcing seperti cleaning service, security, parkir dan lain-lain," lanjutnya.

Baca Juga: Ciptakan Lingkungan Belajar Nyaman, SMKN 3 Sendawar Gandeng PT PAMA dan Berbagai Instansi saat MPLS

Aries menilai keberadaan pusat perbelanjaan berskala besar akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian kota. Selain menciptakan lapangan kerja baru, aktivitas bisnis tenant juga akan meningkatkan perputaran ekonomi di sekitar kawasan.

Dari sisi pemerintah daerah, peningkatan aktivitas perdagangan tersebut berpotensi memberikan tambahan kontribusi melalui sektor pajak dan kegiatan ekonomi turunan. "Ini cukup memberikan dampak positif bagi Kota Balikpapan karena tenaga kerja banyak terserap dan kegiatan ekonomi ikut bergerak," jelasnya.

Menurut Aries, pembangunan kawasan komersial besar seperti Central Park Borneo Bay Mall juga sejalan dengan pertumbuhan Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). "Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan kebutuhan fasilitas modern, pusat belanja tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi menjadi ruang aktivitas masyarakat," tuturnya.

Diketahui, mal ini rencananya diisi sekitar 150 tenant dari berbagai kategori, termasuk sejumlah merek yang selama ini belum ada di Kaltim. Aries mengatakan Central Park dirancang untuk menghadirkan pengalaman belanja baru bagi masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur. Sekitar 30 tenant berasal dari MAP Group yang menjadi salah satu mitra utama.

Baca Juga: Gali Fondasi Rumah, Pekerja di Balikpapan Temukan Bom Perang Dunia II Seberat 50 Kg

Salah satu tenant utama yang dipastikan hadir adalah Sogo yang akan menempati dua area sekaligus, yakni lantai dasar dan upper ground. Kehadiran berbagai brand baru menjadi salah satu strategi untuk menarik masyarakat yang selama ini harus bepergian ke kota besar seperti Jakarta atau Surabaya untuk mendapatkan produk kelas menengah atas hingga premium.

Aries menjelaskan, konsep kawasan ritel di Borneo Bay City memang dibangun dengan segmentasi yang berbeda. Balikpapan Trade Center akan menyasar segmen bawah, Plaza Balikpapan berada di segmen menengah, sementara Central Park Borneo Bay Mall akan bermain pada kelas premium.

"Jadi di kawasan ini ada tiga level. Untuk middle ada Plaza Balikpapan, kemudian yang high end ada Central Park Borneo Bay Mall," jelasnya. Dengan luas sekitar 80 ribu meter persegi, Central Park Borneo Bay Mall diproyeksikan menjadi mall terbesar di Balikpapan.

Aries berharap kehadiran pusat perbelanjaan tersebut dapat mengurangi kebiasaan masyarakat mencari kebutuhan premium ke luar daerah. "Mudah-mudahan bisa mengakomodir keinginan penduduk Balikpapan untuk berbelanja tanpa harus ke Jakarta atau Surabaya. Cukup di sini saja," ujarnya.

Central Park mengusung konsep modern dengan sejumlah teknologi pendukung yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Nantinya mereka akan menggunakan sistem parkir berbasis sensor, teknologi keamanan X-ray, hingga sistem penghitung jumlah pengunjung berbasis kecerdasan digital.

Untuk area parkir di kawasan Borneo Bay City, menyediakan sekitar 1.200 kapasitas mobil khusus untuk pengunjung mal. "Totalnya ada 1.700, karena sekitar 500 digunakan untuk tamu apartemen juga," sebutnya. Sistem parkir tersebut dilengkapi sensor pada setiap slot kendaraan sehingga pengunjung dapat mengetahui ketersediaan tempat parkir dengan lebih mudah. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
mal baru Balikpapan Central Park Borneo Bay City lowongan kerja Balikpapan investasi balikpapan Plaza Balikpapan