KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Realisasi investasi di Kalimantan Timur sepanjang Januari-Maret 2026 sudah menembus Rp16,04 triliun. Capaian itu berhasil membuka 13.099 proyek baru dan menyerap 19.428 tenaga kerja. Meski demikian, angkanya masih berada di bawah capaian periode yang sama tahun lalu.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Fahmi Prima Laksana menjelaskan, realisasi investasi triwulan I 2026 terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp 11,93 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) senilai USD 249,12 juta atau setara sekitar Rp 4,11 triliun. "Target realisasi investasi tahun 2026 ditetapkan Rp 90,17 triliun," ujarnya.
Baca Juga: Balikpapan Bersiap Sambut 10.000 Tamu Porpamnas IX 2026, Ini Persiapannya!
Dari sisi proyek, PMDN mendominasi dengan 12.042 paket dan menyerap 16.037 tenaga kerja. Sementara PMA mencatat 1.057 proyek dengan penyerapan 3.391 pekerja. Total tenaga kerja yang terserap mencapai 19.428 orang, terdiri atas 19.368 tenaga kerja Indonesia dan 60 tenaga kerja asing.
Baca Juga: Lestarikan Warisan Leluhur, Disdikbud Paser Luncurkan Buku Mulok Bahasa Paser
Berdasarkan komposisi investasi, kontribusi PMDN mencapai 74,39 persen sedangkan PMA berkontribusi 25,61 persen. Namun, dibandingkan triwulan I 2025 yang mencapai Rp 19,82 triliun, realisasi investasi tahun ini turun 23,49 persen atau sekitar Rp 3,77 triliun.
"Jika dibandingkan target investasi tahun 2026 yaitu Rp 90,17 triliun, capaian triwulan I baru mencapai 17,80 persen," kata Fahmi. (*)
Editor : Sukri Sikki