Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ekspor Balikpapan ke Vietnam Melonjak 97,46 Persen pada Mei 2026, Jadi Pasar Asia Tenggara yang Kian Strategis

Ulil Mu'Awanah • Jumat, 17 Juli 2026 | 06:06 WIB

Ekspor Balikpapan.

Ekspor Balikpapan.

KALTIMPOST.ID-Di tengah pelemahan total ekspor Balikpapan pada Mei 2026, terdapat satu pasar yang justru menunjukkan pertumbuhan sangat kuat.

Negara tersebut adalah Vietnam yang mencatat lonjakan nilai impor produk dari Balikpapan hingga hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada Mei 2026, Balikpapan menunjukkan nilai ekspor ke Vietnam pada mencapai USD 37,36 juta. Angka tersebut meningkat 97,46 persen dibandingkan Mei 2025.

Hal ini, dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan Marinda Dama, karena Vietnam menjadi salah satu negara tujuan ekspor yang menunjukkan pertumbuhan paling tinggi dibandingkan negara tujuan utama lainnya.

“Ekspor ke Vietnam mengalami peningkatan sebesar 97,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ucap Marinda.

Baca Juga: Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur, SUV Hybrid Pertama Diproduksi di Indonesia dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Kilometer

Peningkatan tersebut menjadikan Vietnam masuk dalam kelompok lima besar negara tujuan ekspor Balikpapan. Nilai ekspornya bahkan mendekati Singapura yang tercatat sebesar USD 37,72 juta.

Data BPS Balikpapan juga menunjukkan Tiongkok masih menjadi pasar terbesar dengan nilai ekspor mencapai USD 171,74 juta. Posisi berikutnya ditempati Filipina sebesar USD 65,84 juta dan Malaysia sebesar USD 50,67 juta.

Meski belum menjadi pasar terbesar, pertumbuhan Vietnam menjadi perhatian karena terjadi ketika beberapa negara tujuan utama justru mengalami perlambatan.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya peluang pasar baru yang semakin besar bagi produk ekspor Balikpapan.

Menurut Marinda, meningkatnya permintaan dari Vietnam menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha daerah untuk memperluas penetrasi pasar di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Kapolsek Muara Pahu Beri Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru di Kubar untuk Memperkuat Pencegahan Sejak MPLS

“Kawasan Asia Tenggara memiliki potensi pertumbuhan yang masih cukup besar seiring berkembangnya sektor industri dan manufaktur di negara-negara ASEAN,” tuturnya.

Selain memperkuat posisi Balikpapan di pasar regional, peningkatan ekspor ke Vietnam juga membantu mengurangi ketergantungan terhadap pasar tradisional yang selama ini mendominasi ekspor daerah.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, diversifikasi pasar menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga stabilitas perdagangan luar negeri.

Semakin banyak negara tujuan yang mampu menyerap produk ekspor Balikpapan, maka risiko penurunan permintaan dari satu negara dapat diminimalkan.

Pertumbuhan ekspor ke Vietnam menjadi salah satu kabar positif di tengah perlambatan ekspor secara keseluruhan. Jika tren tersebut terus berlanjut, Vietnam berpotensi menjadi salah satu pasar strategis bagi produk ekspor Balikpapan dalam beberapa tahun mendatang.

“Kondisi ini menunjukkan pentingnya memperluas pasar ekspor agar tidak hanya bergantung pada satu atau dua negara tujuan utama,” ucap Marinda. (rd)

Editor : Romdani.
penajam paser utara ibu kota nusantara asia tenggara Ekspor Balikpapan Kutai Barat