Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

New Hilux Mengaspal di Kaltim, Toyota Incar Market Share 75 Persen

Raden Roro Mira Budi Asih • Jumat, 17 Juli 2026 | 17:40 WIB
FITUR: New Hilux generasi kesembilan launching pada 2026 ini. Dilengkapi berbagai fitur tambahan, dari tampilan luar serta dalam juga tampak beda.
FITUR: New Hilux generasi kesembilan launching pada 2026 ini. Dilengkapi berbagai fitur tambahan, dari tampilan luar serta dalam juga tampak beda.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, masih menjadi pasar paling penting bagi Toyota untuk kendaraan pikap 4x4. Oleh sebab itu, PT Toyota-Astra Motor (TAM) menghadirkan New Hilux generasi kesembilan dengan peningkatan performa, fitur, hingga desain untuk menjawab kebutuhan pelanggan di wilayah yang didominasi sektor pertambangan dan perkebunan.

Kalimantan Area Coordinator TAM Ary Hutomo mengatakan, secara historis penjualan Hilux terbesar memang berasal dari Pulau Kalimantan, terutama Bumi Etam. "Memang betul bahwa salah satu kontribusi terbesar penjualan Hilux itu adalah memang ada di Kalimantan. Jadi kalau kita slicing lebih detail lagi Kalimantannya terutama adalah Kaltim," ujarnya saat Launching New Hilux Area Kaltim, Jumat (17/7) di Samarinda.

Saat ini Toyota menguasai sekitar 70 persen pangsa pasar nasional di segmen pikap 4x4. Lewat peluncuran New Hilux, perusahaan menargetkan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan dominasinya. "Tujuan kita bukan hanya untuk mengejar market share saja, tapi kita pengin coba beradaptasi dengan kebutuhan baru dari customer," katanya.

Toyota membekali New Hilux dengan mesin diesel 1GD-FTV 2.8 liter berkapasitas 2.755 cc yang menghasilkan tenaga 201 hp dan torsi 500 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan sistem 4WD (Part Time) with Rear Differential Lock di seluruh tipe sehingga diklaim semakin andal menghadapi berbagai kondisi jalan.

Toyota juga meningkatkan kualitas berkendara melalui penyempurnaan kenyamanan, stabilitas, dan pengendalian agar tetap nyaman digunakan dalam perjalanan jauh maupun saat melintasi medan off-road.

Ary menyebut peningkatan performa itu menjadi salah satu alasan Toyota optimistis New Hilux akan diterima pasar Kalimantan. "Hilux yang baru ini secara engine ada perubahan di mana engine-nya jadi lebih besar. Menggunakan engine yang sama dengan Fortuner. Artinya secara medan yang nanti dilalui oleh Hilux harusnya bisa jadi lebih luas lagi di berbagai medan yang memang secara kebutuhan cocok untuk masyarakat Kalimantan," bebernya.

Selain mesin, Toyota juga melengkapi New Hilux dengan sejumlah fitur baru berdasarkan masukan pelanggan, terutama perusahaan di sektor pertambangan.

"Selama ini kita juga melakukan survei, kita juga coba mendengarkan voice dari customer, terutama untuk customer-customer yang dari sisi mining (pertambangan). Di mana waktu itu voice-nya adalah memang untuk tipe G khusus untuk double cabin perlu ditambahkan fitur-fitur tambahan seperti power window, central lock, bahkan ban," ungkapnya.

Toyota menargetkan pangsa pasar nasional Hilux dapat dipertahankan di kisaran 75 persen seiring hadirnya model terbaru tersebut. Dimana pada Januari-Mei 2026, pangsa pasar meningkat jadi 70,2 persen dimana pada sepanjang 2025 berada di 60,54 persen. (*)

Editor : Ismet Rifani
PT Toyota-Astra Motor (TAM) New Hilux generasi IX Ary Hutomo