Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Malaysia Jadi Investor Asing Terbesar di Kaltim Triwulan I 2026, Tanam Modal Rp1,04 Triliun

Raden Roro Mira Budi Asih • Jumat, 17 Juli 2026 | 17:52 WIB
DOMINASI: Negara tetangga jadi asal negara investasi asing terbesar di Kaltim sepanjang triwulan I 2026.
DOMINASI: Negara tetangga jadi asal negara investasi asing terbesar di Kaltim sepanjang triwulan I 2026.

SAMARINDA – Malaysia masih menjadi negara asal investasi asing terbesar di Kalimantan Timur pada triwulan I 2026. Nilai investasi yang direalisasikan mencapai USD63,28 juta atau sekitar Rp1,04 triliun, setara 25,40 persen dari total realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Kaltim.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Fahmi Prima Laksana, mengatakan hingga akhir Maret 2026 terdapat 34 negara yang merealisasikan investasi di Kaltim. Total PMA yang masuk mencapai USD249,12 juta atau sekitar Rp4,11 triliun.

"Pada triwulan I 2026, Malaysia, Singapura, dan Hong Kong masih menjadi tiga negara dengan nilai realisasi investasi terbesar di Kalimantan Timur," ujarnya.

Malaysia menempati posisi teratas dengan investasi USD63,28 juta melalui 135 proyek. Sementara itu, Singapura berada di peringkat kedua dengan realisasi investasi USD48,86 juta atau sekitar Rp806,35 miliar, berkontribusi 19,62 persen terhadap total PMA.

Menariknya, meski nilai investasinya berada di bawah Malaysia, Singapura mencatat jumlah proyek terbanyak, yakni 344 proyek, menunjukkan tingginya aktivitas investasi dari negara tersebut di berbagai sektor.

Baca Juga: New Hilux Mengaspal di Kaltim, Toyota Incar Market Share 75 Persen

Posisi ketiga ditempati Hong Kong dengan nilai investasi USD42,58 juta atau sekitar Rp702,65 miliar, berkontribusi 17,09 persen terhadap total PMA melalui 86 proyek.

Di luar tiga besar, investasi asing di Kaltim juga berasal dari sejumlah negara lainnya. Mauritius mencatat investasi sebesar USD31,92 juta, disusul Inggris sebesar USD11,87 juta, Kepulauan Virgin Inggris USD9,45 juta, Perancis USD8,33 juta, Vanuatu USD8,03 juta, Korea Selatan USD7,41 juta, serta Jepang sebesar USD5,74 juta.

Fahmi menilai capaian tersebut menunjukkan Kalimantan Timur masih menjadi salah satu tujuan investasi yang menarik di Indonesia. Keberadaan proyek strategis nasional, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), serta potensi sektor sumber daya alam dan industri pengolahan dinilai menjadi faktor yang terus mendorong minat investor asing menanamkan modal di provinsi ini.

Editor : Muhammad Ridhuan
investasi asing Kaltim 2026 PMA Kalimantan Timur Malaysia investor terbesar Kaltim investasi Malaysia di Kaltim dpmptsp kaltim