KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Sebanyak 35 warga kurang mampu di Samarinda menerima bantuan usaha mikro berupa paket usaha ZChicken dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalimantan Timur, Rabu (22/7).
Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Baznas Kaltim setelah para penerima mengikuti pelatihan kewirausahaan dan pengolahan ayam krispi selama dua hari. Melalui program tersebut, Baznas berharap para mustahik mampu meningkatkan pendapatan hingga suatu saat bertransformasi menjadi pemberi zakat.
Menurut Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan, program ZChicken merupakan upaya pemberdayaan ekonomi produktif yang telah lama dirancang. Setelah melalui seleksi administrasi dan survei lapangan, sebanyak 35 mustahik dinyatakan memenuhi syarat menerima bantuan.
Baca Juga: Resmi! Borneo FC Lepas Nadeo Arga Winata ke Persija Jakarta Lewat Skema Transfer
"Kami berharap usaha para mustahik ini lancar, diberkahi dan ke depan bisa menjadi munfik bahkan muzaki," ujarnya, Selasa (22/7).
Menurut Ahmad Nabhan, setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp20 juta, dengan rincian, Rp 10 juta dialokasikan untuk penyediaan gerobak/booth beserta perlengkapan memasak, sedangkan Rp 10 juta lainnya menjadi modal pembelian bahan baku yang diputar sesuai perkembangan usaha.
"Modal itu digunakan membeli ayam, tepung, dan kebutuhan lainnya secara bertahap sesuai penjualan masing-masing," jelasnya.
Dia menambahkan, sebelum bantuan disalurkan seluruh peserta lebih dulu mengikuti pelatihan yang difasilitasi pihak ketiga. Selanjutnya, vendor tersebut juga melakukan pendamping usaha selama sedikitnya enam bulan.
"Setelah enam bulan akan kami evaluasi bagaimana perkembangan usaha dan efektivitas pendampingannya," tambahnya. Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Tutut Dwi Arti, mengaku mengetahui program ZChicken dari media sosial Baznas Kaltim.
Selama ini ia bekerja sebagai kurir makanan sambil berjualan pentol dan roti bakar di depan rumahnya di Jalan Damanhuri, Kecamatan Sungai Pinang. Bantuan gerobak, peralatan memasak, dan modal usaha tersebut diharapkannya menjadi awal untuk mengembangkan usaha ayam krispi.
"Semoga usaha ini berjalan lancar dan semua peserta bisa berhasil mengembangkan usahanya," harapnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo