KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Hotel berbintang identik dengan menu western. Namun Yello Hotel Samarinda justru memilih mengangkat kuliner lokal sebagai sajian spesial menyambut bulan kemerdekaan. Salah satunya Mie Bancir khas Banjar yang dipoles dengan tampilan lebih modern tanpa menghilangkan cita rasa aslinya.
Chef de Partie Yello Hotel Samarinda, Faisal Anwar, mengatakan menu tersebut dipilih sebagai bentuk apresiasi terhadap kuliner Nusantara. Bertepatan dengan Agustus, mie juga dibuat bernuansa merah putih sehingga selaras dengan tema perayaan kemerdekaan. "Ini salah satu menu lokal yang memang ingin kami angkat. Kebetulan juga bulannya Agustus, jadi temanya merah putih," ujarnya kepada Kaltim Post.
Faisal menjelaskan, mi yang digunakan didatangkan langsung dari Banjar agar cita rasanya tetap otentik. Karakter Mie Bancir memang berbeda dari mi goreng karena memiliki kuah sehingga teksturnya tetap basah atau nyemek. "Bumbunya menggunakan bumbu putih. Pendampingnya ada jeruk nipis, daun bawang, telur, sambal dan kerupuk udang," katanya.
Baca Juga: Waktunya Liburan! Agustus 2026 Punya 2 Hari Libur Nasional, Potensi Long Weekend, Cek Jadwalnya
Menurutnya, tantangan terbesar justru bukan saat memasak, melainkan menentukan penyajian. Awalnya seluruh topping dicampur bersama mi karena dinilai lebih nikmat. Namun tampilannya dianggap kurang menarik sehingga akhirnya topping dipisahkan. "Kalau dicampur memang rasanya lebih enak, tapi tampilannya kurang menggugah. Akhirnya kami memilih plating seperti sekarang supaya lebih menarik," lanjut Faisal.
Untuk memperkuat kesan modern, penyajian Mie Bancir dibuat menggunakan teknik plating yang biasa dipakai pada hidangan pasta. Meski tampil lebih elegan, proses memasaknya tetap singkat, sekitar 10 menit apabila seluruh bahan telah siap. Harganya pun cukup roboh kocek Rp35 ribu saja.
Selain Mie Bancir, Yello Hotel juga menghadirkan Chicken Cordon Bleu yang dibanderol Rp60 ribu. Hidangan tersebut menggunakan dada ayam berisi smoked beef dan mozzarella dengan pendamping mashed potato, salad, serta saus keju.
Faisal mengatakan, ayam hanya dimarinasi sederhana menggunakan garam dan merica karena cita rasa gurih sudah berasal dari smoked beef dan mozzarella. "Kalau western memang cukup garam sama merica. Smoked beef dan mozzarella sudah memberi rasa gurih," tuturnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo