Sangatta Jadi Kekuatan Baru Pasar Otomotif Kaltim, Geser Kutai Kartanegara

Ulil Mu'Awanah • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 19:16 WIB
OPTIMISTIS: Chief Operating Officer Suzuki Samekarindo Indah Kaltim dan Kaltara Dekriswan Zihono memberikan keterangan kepada para jurnalis.
OPTIMISTIS: Chief Operating Officer Suzuki Samekarindo Indah Kaltim dan Kaltara Dekriswan Zihono memberikan keterangan kepada para jurnalis.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Peta pasar otomotif di Kaltim mulai mengalami perubahan. Jika selama bertahun-tahun Balikpapan, Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi tiga wilayah dengan kontribusi penjualan kendaraan terbesar, kini posisi Kukar mulai tergeser oleh Sangatta yang mencatat pertumbuhan ekonomi dan permintaan kendaraan semakin tinggi.

Chief Operating Officer Suzuki Samekarindo Indah Kaltim dan Kaltara Dekriswan Zihono mengatakan, fenomena tersebut bukan terjadi secara tiba-tiba. Menurutnya, perkembangan sektor perkebunan, terutama kelapa sawit, serta aktivitas ekonomi di kawasan Sangatta hingga Wahau menjadi pendorong utama meningkatnya kebutuhan kendaraan, baik kendaraan penumpang maupun niaga.

"Kalau bicara market di Kalimantan, dulu Balikpapan, Samarinda dan Kukar menjadi tiga besar. Sekarang Kukar sudah disalip Sangatta. Ini bukan anomali, memang pertumbuhan ekonominya di sana sangat tinggi," sebut Dekriswan.

Baca Juga: Cara Iim Rahman Dorong Perempuan Balikpapan Berdaya, Rutin Gelar Pelatihan Keterampilan, Tak Harus Kerja di Kantor

Ia mengaku baru-baru ini melakukan kunjungan ke kawasan Wahau dan melihat langsung geliat ekonomi yang berkembang pesat. "Saya baru ke Wahau dan melihat sendiri bagaimana pusat-pusat perkebunan sawit tumbuh, aktivitas agro berkembang, daerahnya hidup sekali. Jadi wajar kalau pertumbuhan kendaraan, baik passenger maupun komersial ikut meningkat," ujarnya.

Menurut Dekriswan, wilayah Sangatta dan sekitarnya saat ini mampu membukukan penjualan kendaraan sekitar 400 hingga 440 unit. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya.

"Kalau kita bicara market, sekarang Sangatta bisa berada di kisaran 400 sampai 440 unit per bulan. Menurut saya pertumbuhannya memang cukup tinggi," jelasnya.

Ia menambahkan, sejak sekitar tiga tahun terakhir tren pertumbuhan di Sangatta terus menunjukkan arah positif dan mulai mengubah komposisi pasar otomotif di Kalimantan Timur. "Wilayah Sangatta menjadi wilayah yang bertumbuh secara ekonomi cukup tinggi. Dampaknya langsung terlihat terhadap permintaan kendaraan," katanya.

Baca Juga: Isu Harga Sparepart Motor Naik, Astra Motor Kaltim 1 Pastikan Stok Oli Honda Aman dan Terjangkau

Meski demikian, Balikpapan dan Samarinda masih menjadi dua pasar terbesar bagi Suzuki di Kaltim. Kedua kota tersebut tetap menjadi penopang utama penjualan karena besarnya aktivitas perdagangan, jasa, dan industri.

Di sisi lain, Dekriswan menyebut kendaraan niaga ringan seperti pikap masih memiliki pasar kuat di daerah-daerah yang didominasi aktivitas perkebunan, konstruksi, dan distribusi logistik. Selain Sangatta, wilayah Penajam Paser Utara juga memiliki potensi pasar yang cukup besar untuk kendaraan jenis tersebut.

"Kalau kendaraan pikap, daerah-daerah yang aktivitas ekonominya bertumpu pada perkebunan dan proyek masih menjadi pasar yang kuat," ujarnya. Untuk mendukung pertumbuhan penjualan, Suzuki juga terus memperkuat layanan purna jual di Kaltim dan Kaltara. Samekarindo Indah saat ini telah memiliki jaringan layanan yang menjangkau belasan kota dan kabupaten.

Dekriswan menjelaskan sebagian besar wilayah telah dilengkapi fasilitas 3S yang mencakup penjualan, servis dan suku cadang, sementara beberapa daerah lainnya dilayani melalui fasilitas 1S Plus agar pelanggan tetap memperoleh layanan purna jual dengan mudah.

"Kami sudah menjangkau seluruh wilayah Kaltim dan Kalatara. Ada yang sudah lengkap 3S dan ada juga yang menggunakan konsep 1S Plus sehingga kebutuhan pelanggan tetap bisa dilayani," katanya.

Ia optimistis pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Kutai, terutama Sangatta dan koridor Wahau, masih akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. Kondisi tersebut diyakini akan semakin memperkuat posisi wilayah tersebut sebagai salah satu motor baru penjualan otomotif di Kalimantan Timur.

"Dengan pertumbuhan ekonomi yang terjadi saat ini, saya melihat prospek pasar kendaraan di Sangatta masih sangat menjanjikan," tutup Dekriswan. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Pasar Otomotif Kaltim Suzuki Kaltim otomotif Kalimantan Timur penjualan mobil Sangatta pasar otomotif Sangatta