KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Peta utang pemerintah dunia pada 2026 masih menempatkan Amerika Serikat (AS) jauh di posisi teratas. Negara dengan perekonomian terbesar dunia tersebut diproyeksikan memiliki utang pemerintah lebih dari USD40 triliun.
Berdasarkan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) dalam Fiscal Monitor edisi April 2026, total utang pemerintah AS diperkirakan mencapai USD40,739 triliun.
Angka tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan negara-negara lain yang berada di jajaran teratas. China menempati posisi kedua dengan proyeksi utang pemerintah sebesar USD22,290 triliun. Jepang menyusul dengan USD8,951 triliun.
Baca Juga: Mutasi Polri 2026: Jenderal Bintang Tiga Polri Menuju Pensiun 2026, Ada Karyoto dan Fadil Imran
Sementara itu, Inggris berada di urutan keempat dengan USD4,418 triliun dan Prancis melengkapi lima besar dengan utang sekitar USD4,258 triliun.
Selain lima negara tersebut, sejumlah kekuatan ekonomi dunia juga masuk daftar 20 negara dengan utang pemerintah terbesar. Di antaranya Italia, Jerman, India, Kanada, Brasil, Spanyol, Meksiko, Singapura, Australia hingga Korea Selatan.
Lantas, bagaimana posisi Indonesia?
Indonesia diproyeksikan menempati peringkat ke-19 dunia. Nilai utang pemerintah diperkirakan mencapai USD639 miliar.
Jika dikonversikan berdasarkan perhitungan yang digunakan dalam laporan tersebut, nilainya berada di kisaran Rp11.527 triliun.
Besarnya utang secara nominal tidak serta-merta menunjukkan sebuah negara memiliki beban utang paling berat. Salah satu indikator yang juga diperhatikan adalah perbandingan utang pemerintah dengan produk domestik bruto (PDB).
Dalam indikator tersebut, Amerika Serikat justru bukan berada di posisi paling tinggi.
IMF memperkirakan rasio utang pemerintah AS pada 2026 berada di kisaran 126 persen terhadap PDB.
Jepang jauh lebih tinggi. Negeri Sakura diproyeksikan mempunyai rasio utang terhadap PDB sekitar 204 persen.
Singapura juga masuk kelompok negara dengan rasio utang yang tinggi. Sementara Sudan diperkirakan berada di kisaran 169 persen dan Bahrain sekitar 152 persen.
Tingginya nilai utang pemerintah AS antara lain tidak terlepas dari besarnya kebutuhan pembiayaan pemerintah federal.
Meski demikian, surat utang pemerintah AS tetap menjadi salah satu instrumen yang banyak diburu investor dunia. Posisi dolar AS sebagai mata uang cadangan global menjadi salah satu faktor yang menopangnya.
Indonesia Peringkat 19
Dengan proyeksi USD639 miliar, Indonesia berada di kelompok 20 negara dengan nilai utang pemerintah terbesar secara nominal pada 2026.
Posisi tersebut juga perlu dilihat dalam konteks ukuran perekonomian. Indonesia merupakan salah satu ekonomi terbesar dunia sehingga kebutuhan pembiayaan pemerintah ikut berkembang sejalan dengan aktivitas ekonomi dan belanja negara.
Baca Juga: Daftar Daerah 137 Kepala Dapur SPPG Dicopot BGN, Terbanyak Jawa Barat, Disusul Lampung
Berikut negara-negara yang disebut masuk kelompok 20 besar utang pemerintah dunia pada 2026:
Amerika Serikat
China
Jepang
Inggris
Prancis
Italia
Jerman
India
Kanada
Brasil
Spanyol
Meksiko
Singapura
Australia
Korea Selatan
Belgia
Polandia
Belanda
Indonesia
Austria
Editor : Uways Alqadrie