Ekspor Kaltim Naik 18,53 Persen pada Juni 2026, Nilainya Tembus USD2,16 Miliar

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:53 WIB
Kepala BPS Kaltim - Mas’ud Rifai
Kepala BPS Kaltim - Mas’ud Rifai

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kinerja perdagangan luar negeri Kalimantan Timur kembali menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat nilai ekspor pada Juni 2026 mencapai USD2,16 miliar, atau meningkat 18,53 persen dibandingkan Mei 2026 yang sebesar USD1,82 miliar.

Kepala BPS Kalimantan Timur Mas'ud Rifai mengatakan, kenaikan tersebut didorong membaiknya kinerja ekspor pada sektor minyak dan gas (migas) maupun nonmigas.

Baca Juga: Dua Pengedar Sabu di Long Iram Ditangkap, Segini Barang Haram yang Disita

"Peningkatan nilai ekspor pada Juni 2026 terjadi baik pada kelompok migas maupun nonmigas. Nilai ekspor migas naik 26,89 persen, sedangkan nonmigas meningkat 17,85 persen dibandingkan bulan sebelumnya," ujarnya.

BPS mencatat, nilai ekspor migas pada Juni 2026 mencapai USD173,61 juta, meningkat dari USD136,82 juta pada Mei 2026. Sementara itu, ekspor nonmigas naik dari USD1.688,60 juta menjadi USD1.990,06 juta.

Mas'ud menjelaskan, peningkatan ekspor migas ditopang dua komoditas utama. Ekspor hasil minyak meningkat dari USD79,88 juta menjadi USD105,90 juta, sedangkan ekspor gas alam naik dari USD56,94 juta menjadi USD67,71 juta.

Baca Juga: DPC LAKI dan Kejari PPU Perkuat Sinergi Pengawasan APBD di Daerah Penyangga IKN

Secara tahunan, kinerja ekspor Kaltim juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat. Pada Juni 2025, nilai ekspor tercatat sebesar USD1.614,76 juta. Setahun kemudian, nilainya meningkat menjadi USD2.163,67 juta atau tumbuh 33,99 persen.

Tren positif tersebut juga tercermin pada capaian semester pertama 2026. Selama Januari hingga Juni 2026, total nilai ekspor Kalimantan Timur mencapai USD10.539,18 juta.

"Secara kumulatif Januari sampai Juni 2026, nilai ekspor meningkat 5,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," tegasnya.

Baca Juga: Pengusaha di Singkawang Tewas Ditembak, Adik Kandung Ditangkap Jadi Otak Pembunuhan

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan luar negeri Kalimantan Timur masih berada dalam jalur pertumbuhan. Penguatan ekspor pada Juni menjadi indikasi bahwa permintaan terhadap komoditas unggulan daerah, baik migas maupun nonmigas, masih tetap terjaga dan menjadi penopang utama kinerja ekspor provinsi ini. (*)

Editor : Dwi Restu A
luar negeri perdagangan ekspor kinerja