Impor Nonmigas Kaltim Turun, tapi Mesin Mekanis Justru Melonjak 48 Persen

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:39 WIB
MEKANIS: Peningkatan nilai impor nonmigas terbesar datang dari golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya.

 
MEKANIS: Peningkatan nilai impor nonmigas terbesar datang dari golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya.  

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Arus barang nonmigas ke Kalimantan Timur bergerak berlawanan pada Juni 2026. Di tengah total impor nonmigas yang terkoreksi tipis, kelompok barang utama justru mencatat lonjakan signifikan, terutama mesin dan peralatan mekanis.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat nilai impor 10 golongan barang utama mencapai USD63,18 juta pada Juni 2026, naik 65,26 persen dibandingkan Mei USD38,23 juta.

“Peningkatan nilai impor nonmigas terbesar terjadi pada golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya,” ujar Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai.

Baca Juga:   Minyak Mentah Bikin Impor Kaltim Meroket, Naik 283 Persen dalam Sebulan

Nilai impor kelompok tersebut meningkat USD9,13 juta atau 48,62 persen, dari USD18,78 juta pada Mei menjadi USD27,91 juta pada Juni. Komoditas itu sekaligus menjadi kontributor terbesar impor nonmigas Kaltim sepanjang Januari-Juni 2026 dengan porsi 36,23 persen.

Lonjakan juga terjadi pada sejumlah golongan lain. Impor kapal, perahu, dan struktur terapung naik 202,51 persen menjadi USD6,02 juta. Bahan kimia organik bahkan melonjak 316,16 persen menjadi USD4,12 juta. Sementara impor bijih logam, terak, dan abu yang sebelumnya nihil, pada Juni tercatat USD3,34 juta.

Baca Juga: Bupati Kutai Barat Frederick Edwin Buka Sosialisasi Pendidikan Tinggi STIENAS

Namun, tidak seluruh komoditas bergerak naik. Impor mesin dan perlengkapan elektrik turun 18,85 persen menjadi USD3,66 juta. Barang dari besi dan baja juga terkoreksi 20,12 persen menjadi USD2,74 juta.

Mas’ud menjelaskan, sepanjang semester pertama 2026, sepuluh golongan barang utama tersebut menyumbang 78,35 persen terhadap total impor nonmigas Kaltim. Meski demikian, secara keseluruhan impor nonmigas justru turun 3,30 persen menjadi USD67,43 juta pada Juni.

Baca Juga: SMP YPVDP Bontang Setop Sementara MBG, Kepala Sekolah Soroti Hasil Laboratorium dan SOP Dapur  

Secara kumulatif, impor nonmigas Januari-Juni 2026 mencapai USD435,46 juta, turun 32,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
BPS KALTIM Nonmigas impor kalimantan timur Masud Rifai