KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pertumbuhan pembiayaan syariah di Kalimantan Timur bergerak dengan kecepatan berbeda antarwilayah. Mahakam Ulu mencatat lonjakan paling tinggi, sementara Balikpapan masih menjadi wilayah dengan porsi penyaluran terbesar.
Pembiayaan syariah Mahakam Ulu melonjak 1.560,25 persen (yoy) pada Trwulan I-2026. Secara nominal, pembiayaan di daerah tersebut tercatat Rp340 juta.
"Pertumbuhan tertinggi tercatat di Mahakam Ulu, yang mencerminkan peningkatan signifikan dari basis yang relatif kecil pada periode sebelumnya, seiring dengan semakin luasnya jangkauan layanan keuangan syariah di wilayah tersebut," ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim Jajang Hermawan.
Sementara itu, Kutai Timur menjadi daerah dengan pertumbuhan paling rendah, meski masih berada di zona positif. Pembiayaan syariah di daerah tersebut tumbuh 5,83 persen (yoy) dengan nominal Rp4,59 triliun.
Baca Juga: Bukan Sekadar Berebut Juara, Lomba Antar-OPD di Kubar Semarakkan HUT RI ke-81
Dari sisi nominal, Balikpapan menjadi daerah dengan penyaluran terbesar. Pembiayaan syariah di Kota Minyak mencapai Rp5,67 triliun, tumbuh 25,10 persen (yoy), sekaligus memberikan kontribusi 30,89 persen terhadap total pembiayaan syariah Kaltim.
Kutai Timur berada di posisi berikutnya dengan pangsa 25,05 persen. Nilai pembiayaannya Rp4,59 triliun, lebih besar dibandingkan Samarinda yang mencapai Rp3,41 triliun dengan pertumbuhan 10,14 persen.
Secara lengkap, penyaluran pembiayaan syariah di Kutai Kartanegara: Rp1,71 triliun, tumbuh 48,26 persen, Berau: Rp1,31 triliun, tumbuh 29,28 persen, Paser: Rp234,49 miliar, tumbuh 34,20 persen, Kutai Barat: Rp557,91 miliar, tumbuh 8,65 persen, Kutai Timur: Rp4,59 triliun, tumbuh 5,83 persen, Penajam Paser Utara: Rp480,23 miliar, tumbuh 27,70 persen
Mahakam Ulu: Rp340 juta, tumbuh 1.560,25 persen, Samarinda: Rp3,41 triliun, tumbuh 10,14 persen, Balikpapan: Rp5,67 triliun, tumbuh 25,10 persen dan Bontang: Rp384,76 miliar, tumbuh 10,81 persen.
Baca Juga: Dari Ruang Kelas ke Kaltim Post, 34 Siswa SMP IGS Belajar Cara Media Merawat Budaya
Dari pola tersebut, penyaluran pembiayaan syariah memang masih terkonsentrasi di Balikpapan dan Kutai Timur. Namun, pertumbuhan di sejumlah kabupaten menunjukkan ekspansi pembiayaan mulai menjangkau wilayah yang lebih luas.
"Perkembangan ini menunjukkan bahwa pembiayaan syariah mulai menjangkau berbagai wilayah di Kaltim, tidak hanya terpusat pada wilayah perkotaan utama, tetapi juga semakin berkembang di kabupaten lainnya," tegas Jajang. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo