Impor Nonmigas Kaltim dari ASEAN Melonjak, Malaysia Naik 682 Persen

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:13 WIB
NEGARA: Berdasarkan asal negara, Malaysia catat lonjakan tertinggi atas impor Kaltim, dari USD580 ribu menjadi USD4,54 juta. (ANGGI/KP)
NEGARA: Berdasarkan asal negara, Malaysia catat lonjakan tertinggi atas impor Kaltim, dari USD580 ribu menjadi USD4,54 juta. (ANGGI/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Negara-negara ASEAN mulai mengambil porsi lebih besar dalam pasokan barang nonmigas ke Kalimantan Timur. Pada Juni 2026, nilai impor nonmigas dari kawasan tersebut melonjak 158,48 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Impor nonmigas dari ASEAN mencapai USD17,37 juta pada Juni, naik dari USD6,72 juta pada Mei. Kenaikan terutama datang dari Malaysia, Filipina, dan Singapura.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan, peningkatan impor dari sejumlah negara ASEAN menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan nilai impor dari 13 negara utama.

Baca Juga: Anak 6 Tahun Meninggal di RSUD Taman Husada Bontang, Dugaan DBD Masih Diinvestigasi

“Malaysia naik USD3,96 juta, Filipina sebesar USD3,24 juta, dan Singapura USD2,54 juta,” bebernya.

Secara persentase, Malaysia mencatat lonjakan paling tajam. Nilai impornya meningkat 682,76 persen, dari USD580 ribu menjadi USD4,54 juta. Filipina naik 137,87 persen menjadi USD5,59 juta, sedangkan Singapura tumbuh 155,83 persen menjadi USD4,17 juta.

Secara keseluruhan, impor nonmigas dari 13 negara utama pada Juni mencapai USD56,73 juta, naik 5,86 persen dibandingkan Mei. Namun, secara kumulatif Januari-Juni 2026, nilainya masih turun 32,19 persen menjadi USD341,13 juta.

Baca Juga: Mitsubishi New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit, Ini Sinyal Besar Era Hybrid Mitsubishi

Dalam periode tersebut, Tiongkok masih menjadi negara asal utama dengan nilai impor USD96,60 juta atau berkontribusi 22,18 persen terhadap total impor nonmigas Kaltim. Malaysia berada di posisi kedua USD47,29 juta atau 10,86 persen, disusul Amerika Serikat USD42,32 juta atau 9,72 persen.

Mas’ud menyebut, jika dilihat berdasarkan kawasan, ASEAN memberikan kontribusi terbesar terhadap impor nonmigas Kaltim sepanjang semester pertama 2026.

Baca Juga: 25 Talenta Muda Papua Lolos Seleksi PFA Batch 5, Perjalanan Menuju Sepak Bola Nasional Dimulai

“Selama Januari-Juni 2026, kontribusi ASEAN 25,69 persen dan Uni Eropa 18,14 persen terhadap total impor nonmigas Kaltim,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
Nonmigas melonjak malaysia impor kaltim