Central Park Borneo Bay Mall Buka September, Potensi Genjot PAD Balikpapan

Oktavia Megaria • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:48 WIB
PUSAT PERBELANJAAN: Central Park Borneo Bay Mall dikabarkan bakal beroperasi September mendatang dan berpotensi berdampak pada PAD Balikpapan. (ANGGI PRADITHA/KP)
PUSAT PERBELANJAAN: Central Park Borneo Bay Mall dikabarkan bakal beroperasi September mendatang dan berpotensi berdampak pada PAD Balikpapan. (ANGGI PRADITHA/KP)

BALIKPAPAN – Warga Balikpapan bakal memiliki pilihan baru untuk berbelanja dan menikmati hiburan. Central Park Borneo Bay Mall ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026.

Pusat perbelanjaan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan yang dikelola PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), dan berada dalam satu kawasan dengan Plaza Balikpapan. Konsepnya mengusung pusat perbelanjaan modern dengan kehadiran sejumlah merek premium dan internasional.

General Manager Plaza Balikpapan Aries Adriyanto mengatakan, pembangunan Central Park Borneo Bay Mall kini mendekati tahap akhir. Dari sisi interior, sebagian besar pekerjaan telah rampung dan fasilitas utama sudah terpasang.

“Kalau secara interior, sudah selesai. Karena semua fasilitas sudah dipasang,” kata Aries.

Dari sisi tenant, tingkat keterisian ruang komersial juga terus meningkat. Saat ini sekitar 70 persen tenant disebut sudah masuk, sementara sekitar 35 persen di antaranya telah mulai melakukan penataan gerai.

Meski demikian, pembukaan seluruh tenant tidak dilakukan secara bersamaan. Aries menjelaskan, sejumlah merek internasional membutuhkan material dan desain khusus yang harus didatangkan langsung dari negara asal.

Baca Juga: Central Park Borneo Bay Mall Bakal Jadi Surganya Belanja Premium, Janjikan Tenant dan Pengalaman Baru

“Jadi tidak bisa dengan material di sini. Makanya itu yang membuat agak mundur. Karena itu sudah semacam standar buat mereka,” jelasnya.

Aries menyebut pembukaan Central Park Borneo Bay Mall akan dilakukan bersamaan dengan beroperasinya Sogo. Setelah itu, sejumlah tenant lain akan menyusul secara bertahap.

Beberapa merek yang dijadwalkan hadir di antaranya Nike, Marks & Spencer dan Tommy Hilfiger. Kehadiran merek-merek tersebut diharapkan memperkuat posisi mal sebagai destinasi belanja yang menyasar segmen premium.

“Opening nanti bersamaan dengan opening-nya Sogo. Setelah itu yang lain bertahap, mulai dari Nike, Marks & Spencer, dan Tommy Hilfiger,” ujarnya.

Di tengah persiapan pembukaan, pihak pengelola juga menyadari tantangan ekonomi yang masih berlangsung. Konflik global dan dinamika nilai tukar menjadi faktor yang turut diperhitungkan oleh pelaku usaha.

Namun, Aries mengatakan para brand yang akan masuk tetap menunjukkan optimisme terhadap pasar Balikpapan dan Kalimantan Timur.

Menurutnya, daya beli masyarakat Kaltim, khususnya Balikpapan, masih menjadi salah satu pertimbangan penting bagi merek-merek tersebut untuk membuka gerai.

Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja

Kehadiran Central Park Borneo Bay Mall juga dinilai tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan. Pengelola berharap pusat perbelanjaan baru tersebut ikut mendorong perputaran ekonomi di Balikpapan.

Aries menilai peningkatan aktivitas perdagangan dan kunjungan masyarakat berpotensi memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Untuk menarik pengunjung, pengelola menyiapkan strategi promosi yang disesuaikan dengan konsep mal dan segmen pasar yang dibidik.

“Strateginya sudah kami susun dengan sangat jelas, tentu tidak bisa promonya biasa-biasa saja, pasti ada tema yang sudah disusun sejak awal,” katanya.

Pengelola, lanjut Aries, ingin menghadirkan pengalaman berbelanja yang berbeda sekaligus menyasar konsumen kelas atas.

“Karena kami ingin memanjakan pengunjung. Apalagi level pengunjung yang kami ingin tarik adalah pengunjung high end,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
Agung Podomoro Land Central Park Borneo Bay Mall mal Balikpapan Borneo Bay Mall Balikpapan Plaza Balikpapan