Nilai Bongkar Tembus USD 1,14 Miliar, Pelabuhan Balikpapan Jadi Pintu Utama Impor Kaltim

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:45 WIB
DOMINASI: Sepanjang Januari-Juni, Pelabuhan Balikpapan catat nilai impor USD3,49 miliar atau 88,30 persen dari total impor Kaltim. (ANGGI/KP)
DOMINASI: Sepanjang Januari-Juni, Pelabuhan Balikpapan catat nilai impor USD3,49 miliar atau 88,30 persen dari total impor Kaltim. (ANGGI/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Lonjakan impor Kalimantan Timur pada Juni 2026 hampir seluruhnya mengalir melalui satu pintu. Pelabuhan Balikpapan mencatat nilai bongkar impor mencapai USD1,14 miliar, jauh meninggalkan pelabuhan lainnya. Balikpapan menjadi pelabuhan bongkar dengan nilai impor terbesar sepanjang Juni.

Pada bulan tersebut, impor melalui Pelabuhan Balikpapan mencapai USD1.139,76 juta. Melonjak 368,11 persen dibandingkan Mei yang sebesar USD243,48 juta. Kenaikan di Balikpapan sekaligus mengerek nilai impor melalui lima pelabuhan utama menjadi USD1,19 miliar. Dibandingkan bulan sebelumnya, angkanya melesat 316,36 persen dari USD285,28 juta.

"Sementara itu, Pelabuhan Sepinggan (U) berada di posisi kedua dengan nilai impor USD21,47 juta. Berikutnya Pelabuhan Kariangau USD17,93 juta. Adapun impor melalui Pelabuhan Samarinda justru turun 7,40 persen menjadi USD4,38 juta," beber Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran, Upacara HUT ke-81 RI di Balikpapan Digelar Sederhana di Balai Kota

Dominasi Balikpapan juga terlihat jika ditarik ke periode Januari-Juni 2026. Nilai impor melalui pelabuhan tersebut mencapai USD3,49 miliar, menyumbang 88,30 persen dari total impor Kaltim. Sepinggan (U) berkontribusi 2,56 persen dan Kariangau 2,55 persen.

Mas’ud menjelaskan, konsentrasi impor di Balikpapan sejalan dengan besarnya nilai komoditas yang masuk melalui pelabuhan tersebut sepanjang semester pertama tahun ini.

Secara keseluruhan, impor Kaltim pada Juni 2026 mencapai USD1,19 miliar, tumbuh 283,12 persen dibandingkan Mei. Dari angka tersebut, lima pelabuhan utama menyumbang sekitar 95 persen dari total impor. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
Impor Kaltim 2026 Mas'ud Rifai BPS KALTIM pelabuhan kariangau pelabuhan balikpapan