KALTIMPOST.ID, Jakarta -- Wuling Aira ev langsung mendapat respons positif setelah resmi meluncur secara nasional di Indonesia. Dalam dua pekan, city car listrik terbaru Wuling ini telah membukukan lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK.
Angka tersebut menunjukkan tingginya perhatian konsumen terhadap mobil listrik berukuran kompak untuk kebutuhan perkotaan. Namun, pencapaian itu juga menarik jika dilihat dari harga, jarak tempuh, fitur, hingga kepraktisan yang ditawarkan.
Wuling Aira ev hadir dengan tagline “Fun Everyday, For Everyone”. Mobil ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang membutuhkan kendaraan listrik untuk penggunaan sehari-hari.
Harga Wuling Aira ev Mulai Rp155 Juta
Salah satu informasi yang paling banyak dicari konsumen tentu harga Wuling Aira ev. Wuling menawarkan dua pilihan varian dengan harga yang disesuaikan dengan kebutuhan jarak tempuh.
Baca Juga: Keretakan Politik Gowa, Bupati Husniah Pasrah, 45 Anggota Dewan Sepakat Makzul
Pada pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026, Wuling mengumumkan harga Aira ev Standard Range sebesar Rp155 juta. Sementara itu, Aira ev Long Range ditawarkan dengan harga Rp175 juta.
Perbedaan harga tersebut berjalan bersama dengan pilihan jarak tempuh yang ditawarkan masing-masing varian. Standard Range mampu menempuh hingga 205 km berdasarkan CLTC, sedangkan Long Range mencapai hingga 301 km CLTC.
Pilihan tersebut membuat konsumen dapat menentukan varian berdasarkan kebutuhan mobilitas sehari-hari. Bagi penggunaan perkotaan, jarak tempuh menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum memilih mobil listrik.
Apa yang Membuat Aira ev Menarik?
Respons konsumen terhadap Aira ev tidak hanya berkaitan dengan harga. Wuling mengemas city car listrik ini melalui empat karakter utama, yakni Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.
Karakter Artistik terlihat melalui desain eksterior Neo Classic Design. Konsep tersebut kemudian diteruskan ke dalam kabin melalui Fun Pod Interior Design yang memberikan tampilan modern dan ekspresif.
Sementara itu, karakter Inovatif hadir melalui sejumlah teknologi untuk mendukung penggunaan sehari-hari. Salah satunya adalah layar kontrol berukuran 10,1 inci yang sudah mendukung smartphone interconnection dan Internet of Vehicle atau IoV.
Aira ev juga dibekali DC Fast Charging dengan standar CCS2. Fitur tersebut memberikan kemudahan bagi pengguna ketika membutuhkan pengisian daya kendaraan.
Bukan Cuma Kompak, Aira ev Juga Praktis
Dimensi yang kompak menjadi salah satu aspek penting bagi kendaraan yang digunakan di kawasan perkotaan. Wuling Aira ev memiliki radius putar 4,5 meter untuk mendukung kemudahan manuver.
Baca Juga: Epson EcoTank Tembus 100 Juta Unit, Kenapa Printer Tangki Tinta Makin Diminati?
Konfigurasi empat pintu juga menjadi bagian dari pendekatan praktis yang ditawarkan Aira ev. Pengaturan tersebut memudahkan penumpang untuk keluar dan masuk kendaraan dalam penggunaan sehari-hari.
Kepraktisan juga terlihat dari kapasitas penyimpanan. Wuling menyebut Aira ev memiliki kapasitas bagasi hingga 838 liter untuk membawa berbagai kebutuhan.
Dari sisi biaya penggunaan, Aira ev diklaim memiliki biaya energi sekitar Rp151 per kilometer. Angka tersebut menjadi salah satu informasi penting bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan kendaraan listrik untuk mobilitas rutin.
Fitur Keselamatan Jadi Bagian Penting
Selain kepraktisan, Wuling juga memberikan perhatian pada aspek keamanan Aira ev. Mobil ini menggunakan rangka dengan material 60 persen high-strength steel.
Aira ev juga menggunakan Magic Battery sebagai bagian dari sistem kendaraan listriknya. Fitur pendukung lainnya mencakup rear parking camera dan sensor untuk membantu pengemudi saat melakukan manuver.
Fitur Electronic Parking Brake atau EPB with Auto Vehicle Hold turut disematkan. Ada pula Hill Hold Control yang mendukung kemudahan ketika kendaraan digunakan pada kondisi jalan tertentu.
Diproduksi di Cikarang dengan TKDN 42,5 Persen
Aira ev juga memiliki aspek lain yang relevan dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. City car listrik tersebut diproduksi di fasilitas pabrik Wuling yang berada di Cikarang, Jawa Barat.
Wuling menyebut tingkat komponen dalam negeri atau TKDN Aira ev mencapai 42,5 persen. Produksi lokal tersebut menjadi bagian dari kehadiran Wuling dalam mendorong perkembangan kendaraan listrik di Indonesia.
Baca Juga: Profil Dua Bintang Internal BI Usulan Prabowo, Solikin Pakar Moneter, Anwar Ahli Ekonomi Syariah
Sales Director Wuling Motors Kharismawan Awangga mengatakan pencapaian lebih dari 3.500 SPK menunjukkan penerimaan positif konsumen. Menurutnya, Aira ev diminati karena menawarkan desain menarik, dimensi kompak, fitur modern, serta kemudahan penggunaan.
“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap Wuling Aira ev,” ujar Kharismawan.
Dua Varian untuk Kebutuhan Berbeda
Dengan dua pilihan varian, Aira ev memberikan alternatif bagi konsumen yang memiliki kebutuhan berbeda. Standard Range menawarkan jarak tempuh hingga 205 km, sedangkan Long Range mencapai hingga 301 km berdasarkan CLTC.
Harga juga menjadi pembeda utama bagi calon pembeli. Aira ev Standard Range dibanderol Rp155 juta, sementara Long Range memiliki harga Rp175 juta.
Kombinasi harga dan jarak tempuh tersebut membuat konsumen dapat mempertimbangkan kebutuhan sebelum menentukan pilihan. Penggunaan harian di perkotaan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih varian yang sesuai.
Penerimaan lebih dari 3.500 SPK dalam dua pekan menjadi momentum penting bagi Wuling Aira ev. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan adanya respons positif terhadap pilihan city car listrik terbaru Wuling.
Wuling pun menyatakan akan terus menghadirkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Aira ev menjadi bagian dari langkah tersebut sekaligus memperluas pilihan kendaraan listrik bagi konsumen Indonesia.
Editor : Agus Prayitno