KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aktivitas pengelolaan dana perusahaan di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menunjukkan tanda penguatan. Setelah mengalami kontraksi pada periode sebelumnya, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) korporasi membaik pada triwulan I 2026.
Perbaikan penghimpunan dana korporasi terutama ditopang komponen giro dan tabungan.
"Sejalan dengan perkembangan kredit, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) korporasi menunjukkan perbaikan pada triwulan I 2026, setelah sebelumnya mengalami kontraksi pada periode triwulan sebelumnya," ungkap Jajang.
Baca Juga: 148 Tersangka 3C Dibekuk, Samarinda Jadi Perhatian Polda Kaltim
Kinerja paling kuat terlihat pada tabungan korporasi. Komponen tersebut tumbuh 27,08 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara itu, giro korporasi tumbuh 6,82 persen (yoy).
Peningkatan pada kedua instrumen tersebut mencerminkan mulai meningkatnya aktivitas pengelolaan likuiditas dan transaksi keuangan perusahaan di daerah.
Dari struktur penghimpunan dana korporasi, giro masih menjadi instrumen utama dengan pangsa 59,99 persen. Posisi berikutnya ditempati deposito sebesar 26,73 persen, sedangkan tabungan mencapai 13,28 persen.
Dominasi giro menunjukkan karakteristik dana korporasi yang relatif likuid. Instrumen tersebut memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengelola arus kas sekaligus memenuhi kebutuhan transaksi usaha.
"Hal ini mencerminkan mulai meningkatnya aktivitas pengelolaan likuiditas dan transaksi keuangan korporasi di Kaltim," tegas Jajang.
Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat Singkat, 14 Agustus 2026: 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa
Struktur tersebut juga menunjukkan korporasi masih menempatkan porsi terbesar dananya pada instrumen yang relatif mudah digunakan untuk kebutuhan operasional.
Sementara itu, pertumbuhan tabungan yang mencapai 27,08 persen menjadi salah satu sinyal membaiknya penghimpunan dana pada segmen korporasi. (*)
Editor : Ery Supriyadi