Pernah Jadi Petani Bawang, Kini Robi Ariadi Jaga Denyut Ekonomi Balikpapan

Ulil Mu'Awanah • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02 WIB
TAHAN BANTING: Pernah menjadi petani bawang merah dan pengepul kelapa, Robi Ariadi kini dipercaya memimpin Bank Indonesia Balikpapan. FUAD MUHAMMAD/KP
TAHAN BANTING: Pernah menjadi petani bawang merah dan pengepul kelapa, Robi Ariadi kini dipercaya memimpin Bank Indonesia Balikpapan. FUAD MUHAMMAD/KP

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Perjalanan Robi Ariadi hingga dipercaya menjadi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan tidak dibangun dalam semalam. Jauh sebelum berkutat dengan kebijakan ekonomi, pria asal Banyumas itu pernah merasakan langsung kehidupan sebagai petani bawang merah hingga pengepul kelapa.

Ada satu nilai yang terus dibawanya dari Banyumas: berani berkata apa adanya. Bagi Robi, nilai tersebut bukan sekadar karakter masyarakat tempat ia tumbuh. Ada filosofi dan sosok pewayangan yang sejak kecil ikut membentuk cara pandangnya terhadap kehidupan.

Robi bercerita, masyarakat Banyumas mengenal karakter Bawor, salah satu tokoh pewayangan. Ia digambarkan sebagai anak tertua Semar yang berwatak jujur, apa adanya, bicara blak-blakan, serta berjiwa humoris sekaligus memegang prinsip. Juga menggambarkan peran sebagai penyambung suara masyarakat kepada penguasa.

Baca Juga: Kobaran Api Ngamuk di Gang Nibung Samarinda: Sempat Membara, Damkar dan Relawan Berjibaku

“Dia mewakili suara masyarakat. Dia akan menjadi penyambung lidah kepada bagaimana kalau disampaikan kepada rajanya,” tuturnya. Kedekatan dengan dunia pewayangan itu tumbuh dari masa kecilnya. Robi juga mengenal cerita Mahabharata melalui bacaan dan komik yang ia nikmati ketika masih kecil. Ia juga beberapa kali diajak sang kakek menonton pertunjukan wayang.

Namun, perjalanan hidup Robi tidak sejak awal diarahkan menuju Bank Indonesia. Bahkan, ia sempat terjun ke aktivitas pertanian. Bersama sejumlah teman SMA, Robi pernah membentuk kelompok tani dan menjalani aktivitas sebagai petani bawang merah hingga pengepul kelapa. Ia sudah bersentuhan langsung dengan aktivitas pasar karena orangtuanya pun seorang pedagang.

Situasi kemudian mengubah arah perjalannya. Setelah menyelesaikan pendidikan di tengah situasi krisis ekonomi, seorang teman menyarankannya mengikuti proses penerimaan di Bank Indonesia. Ia mencoba. Perjalanan itu akhirnya membawa Robi masuk ke institusi yang kemudian menjadi bagian besar dari kehidupannya selama lebih dari dua dekade.

Baca Juga: 8 Daerah NTT dan Sulsel Siaga Tsunami usai Gempa Hari Ini M7.7, Cek Estimasi Waktu Tibanya

“Kalau kata Banyumasan, orangnya berterus terang, tidak kaku, fleksibel, kemudian jujur dan memegang prinsip,” katanya. Nilai-nilai tersebut kemudian bertemu dengan pengalaman profesional yang panjang. Bagi Robi, perjalanan karier bukan sekadar tentang jabatan, melainkan bagaimana seseorang tetap memegang prinsip ketika menghadapi perubahan keadaan.

Kini, setelah dipercaya memimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, nilai yang dibawa sejak masa kecil itu menemukan ruang baru. Kejujuran, fleksibilitas, keberanian menyampaikan pandangan, dan konsistensi menjadi bagian dari cara Robi melihat pekerjaannya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Robi Ariadi BI Balikpapan Robi Ariadi Bank Indonesia Kepala BI Balikpapan perjalanan karier Robi Ariadi Robi Ariadi