KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Berbeda dengan arus barang dan kunjungan kapal yang justru mengalami tekanan, pergerakan masyarakat melalui Pelabuhan Semayang menunjukkan peningkatan. Di mana, aktivitas transportasi laut Balikpapan mengalami lonjakan tajam pada Juni 2026.
Tercatat jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang datang di Pelabuhan Semayang mencapai 42.264 orang pada Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat 69,10 persen dibandingkan Mei 2026 yang hanya 24.993 orang.
Kenaikan lebih besar terjadi pada penumpang yang berangkat. Pada Juni 2026, jumlah penumpang yang meninggalkan Balikpapan melalui Pelabuhan Semayang mencapai 65.390 orang. Dibandingkan Mei yang sebanyak 24.729 orang, terjadi lonjakan 164,43 persen.
Baca Juga: Produksi Terung Kaltim Anjlok 12 Persen, Kukar Masih Jadi Lumbung Utama
Jika kedua arus tersebut digabungkan, jumlah penumpang angkutan laut domestik mencapai 107.654 orang. Angka itu naik 116,51 persen secara bulanan.
"Pertumbuhan tersebut juga terlihat jika dibandingkan dengan Juni tahun sebelumnya. Jumlah penumpang yang datang meningkat 22,58 persen, sedangkan penumpang yang berangkat tumbuh 74,22 persen. Secara keseluruhan, jumlah penumpang naik 49,49 persen dibandingkan Juni 2025," beber Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama.
Peningkatan aktivitas angkutan laut pada Juni kata Marinda, menjadi salah satu perkembangan paling menonjol dalam statistik transportasi kota.
“Pada Juni 2026, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, baik dibandingkan bulan sebelumnya maupun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” lanjutnya.
Baca Juga: Kasat Polairud Samarinda Dimutasi, Propam Dalami Dugaan Asusila
Menurutnya, pola peningkatan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya mobilitas masyarakat. Dalam laporan BPS, kenaikan jumlah penumpang datang dan berangkat disebut berkaitan dengan periode libur anak sekolah serta harga tiket pesawat yang membuat sebagian masyarakat beralih menggunakan kapal laut.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa moda transportasi laut masih memiliki peran penting sebagai pilihan perjalanan antardaerah. Ketika harga tiket pesawat meningkat atau berada pada tingkat yang relatif lebih tinggi, kapal laut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat, khususnya untuk perjalanan dalam jumlah penumpang yang besar.
“Transportasi laut tetap menjadi bagian penting dalam mobilitas masyarakat Balikpapan dan daerah sekitarnya. Pergerakan penumpang pada Juni memperlihatkan bahwa kebutuhan perjalanan melalui jalur laut masih cukup tinggi,” kata Marinda.
Lonjakan penumpang juga menarik karena terjadi ketika sejumlah indikator lain dalam sektor pelayaran justru melemah. Artinya, kenaikan jumlah orang yang bepergian tidak serta-merta diikuti dengan peningkatan volume barang maupun jumlah kapal.
Fenomena ini menggambarkan adanya perbedaan karakter antara angkutan penumpang dan angkutan logistik. "Untuk penumpang, faktor musim perjalanan, libur sekolah dan harga tiket dapat dengan cepat mengubah pilihan moda. Sementara angkutan barang lebih banyak dipengaruhi aktivitas produksi, distribusi dan perdagangan," tuturnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo