KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kabar baik datang dari komoditas nanas Kalimantan Timur. Di tengah naik-turunnya produksi hortikultura, buah bercita rasa manis-asam ini justru mencatat pertumbuhan pada 2025.
Bahkan, kenaikannya membawa produksi nanas Kaltim ke level tertinggi dalam lima tahun terakhir. Produksi nanas Kaltim sepanjang 2025 mencapai 79,21 ribu ton. Jumlah tersebut meningkat 11,58 persen atau bertambah 8,22 ribu ton dibandingkan 2024.
Jika ditarik ke belakang, produksi nanas Kaltim memang bergerak cukup fluktuatif. Pada 2021, produksi tercatat 55.170,85 ton. Setahun kemudian turun menjadi 36.641,14 ton, sebelum kembali merosot menjadi 24.867,06 ton pada 2023.
Pergerakan berbalik pada 2024. Produksi melonjak menjadi 70.988,24 ton, kemudian kembali meningkat menjadi 79.209,37 ton pada 2025. Dengan capaian tersebut, produksi nanas 2025 menjadi yang tertinggi dalam rentang lima tahun terakhir. Bahkan, jumlahnya lebih dari tiga kali lipat dibandingkan capaian 2023.
Baca Juga: BPBD Kutim Catat 68 Hektare Lahan Terbakar, Temukan Indikasi Pembakaran Sengaja
Kenaikan produksi tersebut juga ditopang oleh aktivitas tanaman yang menghasilkan. "Sepanjang 2025, tercatat 10.983.044 rumpun tanaman nanas menghasilkan," jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai.
Secara periode, produksi tertinggi justru terjadi pada triwulan I. “Puncak produksi terjadi pada triwulan I, dengan total 22,63 ribu ton dari 10.353,63 ribu rumpun yang menghasilkan,” lanjutnya.
Namun, peningkatan produksi tidak tersebar merata di seluruh wilayah Kaltim. Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi pusat produksi nanas dengan kontribusi yang sangat dominan. "Kukar masih menjadi kontributor utama dengan produksi 66,35 ribu ton atau 83,77 persen dari total produksi provinsi,” kata Mas’ud.
Produksi Kukar mencapai 66.354,58 ton. Jumlah tersebut jauh melampaui daerah lain. Kutai Timur berada di posisi kedua dengan 12.370,48 ton, sedangkan kabupaten/kota lainnya mencatat produksi di bawah 200 ton, kecuali Samarinda yang menghasilkan 104,51 ton.
Baca Juga: Jet Tempur Sukhoi Tergelincir! Asap Mengepul di Buritan, Kini Lokasi Dipagar Vinil dan Dijaga TNI
Produksi nanas juga tercatat di Kutai Barat 115,57 ton, Penajam Paser Utara 113,16 ton, Balikpapan 50,01 ton, Paser 57,71 ton, Berau 40,86 ton, Bontang 2,49 ton, serta Mahakam Ulu yang tidak mencatatkan produksi.
Dengan dominasi Kukar tersebut, kenaikan produksi nanas Kaltim pada 2025 sangat dipengaruhi kinerja satu sentra utama. Produksi provinsi yang mencapai 79,21 ribu ton sekaligus menandai pemulihan kuat setelah sempat terpuruk pada 2023. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo