KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aktivitas pembiayaan perbankan di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan geliat kuat. Hingga Juni 2026, penyaluran kredit berdasarkan lokasi penggunaan atau proyek mencapai Rp223,07 triliun. Angka itu tumbuh signifikan 22,76 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim-Kaltara Misran Pasaribu mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan peran aktif perbankan dalam menopang aktivitas ekonomi regional. Penyaluran kredit tidak hanya tercermin dari lokasi kantor bank, tetapi juga dari wilayah tempat kredit digunakan atau proyek dibiayai.
Berdasarkan data OJK Kaltim-Kaltara, kredit berdasarkan lokasi bank juga mencatat pertumbuhan positif. Hingga Juni 2026, nominalnya mencapai Rp112,36 triliun atau meningkat 9,64 persen yoy.
Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Disorot soal Potensi Korupsi, DPRD Kaltim: Aparat Akan Bertindak
"Perbedaan nominal tersebut menunjukkan besarnya aktivitas pembiayaan yang manfaatnya mengalir ke berbagai proyek atau kegiatan ekonomi di Kaltim," beber Misran. Dengan demikian, kontribusi perbankan terhadap perekonomian daerah tidak hanya dapat dilihat dari kredit yang tercatat berdasarkan lokasi kantor bank.
Pertumbuhan kredit berdasarkan lokasi penggunaan atau proyek yang mencapai 22,76 persen menjadi catatan paling menonjol dalam perkembangan perbankan Kaltim hingga pertengahan tahun ini.
Kinerja tersebut memperlihatkan pembiayaan perbankan masih menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi daerah di tengah kondisi ekonomi global, nasional, dan regional yang relatif menantang. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo