KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Wajah baru Samarinda Central Plaza (SCP) mulai terlihat. Proses renovasi pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Pulau Irian, Samarinda, itu kini memasuki tahap akhir dengan progres pekerjaan diperkirakan mencapai 75 persen.
Marketing Communication Supervisor Samarinda Central Plaza (SCP) Yolanda Widyanti Susilo mengatakan, renovasi tersebut telah dimulai sejak 2025 bertepatan dengan momentum ulang tahun ke-24 SCP pada November. Groundbreaking juga telah dilakukan sebagai penanda dimulainya proyek peremajaan pusat perbelanjaan tersebut.
Sebagian besar pekerjaan pada area atas kini telah rampung. Pekerjaan tersisa lebih banyak berupa finishing serta pengecekan kualitas sebelum area tersebut dapat digunakan sepenuhnya. “Dari atasnya sebenarnya udah oke semuanya, lantai tiga dan dua. Sisa finishing, pengecekan quality control,” ujar perempuan yang karib dipanggil Lola itu.
Saat ini, pekerjaan paling masif justru difokuskan pada lantai ground floor (GF) dan upper ground (UG). “Untuk toilet yang berfungsi di lantai tiga sama lantai dua. Sebentar lagi lantai satu sama UG juga berfungsi. Jadi semua lantai itu sudah ada toiletnya,” jelas Lola, dikonfirmasi Jumat (4/9).
Baca Juga: Turap Berusia 30 Tahun Bergerak, Pemkot Hentikan Pekerjaan Teras Samarinda II Segmen I
Selain interior, perubahan cukup signifikan juga akan terlihat dari bagian luar bangunan. Area fasad depan dan akses masuk SCP turut dirombak untuk menyesuaikan konsep baru. Lola menjelaskan, nantinya akses kendaraan akan mengalami perubahan. Kendaraan, khususnya mobil, akan diarahkan masuk melalui Jalan Pulau Irian. Sementara akses keluar tetap menggunakan Jalan Mulawarman.
Dari pantauan Kaltim Post per 4 September, di sejumlah area masih berjalan beriringan dengan aktivitas tenant yang melakukan pembaruan outlet masing-masing. Kegiatan pekerja banyak berpusat di lantai bawah dan luar gedung. Tenant yang sudah lama beroperasi di SCP umumnya ikut melakukan pembaruan tampilan outlet. Namun, tenant yang baru melakukan renovasi atau baru membuka gerai tidak selalu perlu melakukan perubahan besar.
Sementara itu, SCP memastikan aktivitas tenant tetap berjalan selama proses peremajaan. Sebagian tenant memilih tetap bertahan dan hanya menutup sementara outlet mereka ketika proses renovasi berlangsung. “Rata-rata memang stay terus mereka tutup sementara sambil renovasi,” jelasnya.
Baca Juga: Jangan Terkecoh Asap Menipis! ISPU Sendawar Tembus 345 Masuk Level Kategori Berbahaya
Untuk menjaga aktivitas perdagangan selama proses pengerjaan, sejumlah tenant juga memanfaatkan konsep pop-up store. Beberapa di antaranya seperti Azko hingga Guardian yang membuka gerai sementara selama renovasi berlangsung.
Lola mengatakan, pekerjaan kini terus dikebut agar seluruh area dapat beroperasi secara penuh menjelang akhir tahun. SCP menargetkan soft opening pada 25 November 2026. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan momentum 25 tahun SCP.
Target tersebut juga dipersiapkan agar SCP telah beroperasional penuh sebelum rangkaian kegiatan berikutnya pada akhir November. Salah satunya agenda lari yakni SCP Level Up Run dijadwalkan berlangsung pada 29 November. Menurut Lola, pembukaan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali SCP kepada masyarakat setelah proses peremajaan. (riz)
Editor : Muhammad Rizki