Balikpapan Bisa Terbang Langsung ke Tiongkok, Ini Syaratnya

Dina Angelina • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 09:20 WIB
Aktivitas penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Pengelola bandara mengusulkan penerbangan langsung Balikpapan-Tiongkok. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)
Aktivitas penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Pengelola bandara mengusulkan penerbangan langsung Balikpapan-Tiongkok. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — PT Angkasa Pura Indonesia mendorong pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) yang menghubungkan Balikpapan dengan Tiongkok. Langkah ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperluas pasar ekspor dari Kalimantan Timur.

General Manager Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan R Iwan Winaya Mahdar mengatakan, pihaknya telah menyampaikan usulan tersebut kepada pemerintah pusat. Namun, hingga kini rute langsung Balikpapan-Tiongkok belum dapat terealisasi karena terkendala regulasi.

“Saat ini belum ada penerbangan direct ke China karena terkendala ketentuan perjanjian bilateral Indonesia-China tentang protokol satu sampai tiga. Salah satunya, penerbangan dari China ke Kalimantan tidak masuk dalam perjanjian bilateral itu,” ungkap Iwan.

Baca Juga: Kemarau Mengancam, Pembudidaya Ikan PPU Diminta Tunda Tebar Benih

Karena itu, Angkasa Pura Indonesia mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan kementerian terkait mengupayakan negosiasi agar rute Balikpapan-Tiongkok dapat dibuka.

“Sehingga ekspor produk dan kunjungan dari China ke Kaltim bisa meningkat. Seharusnya peluang ini bisa ditangkap,” tuturnya.

Di sisi lain, Bandara SAMS Sepinggan mencatat tren positif dalam pembukaan rute domestik baru. Maskapai Citilink resmi melayani rute Balikpapan-Bandung sejak Agustus lalu dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Penerbangan perdana tingkat okupansi bisa mencapai 90 persen,” kata Iwan.

Dari total 171 kursi yang tersedia, sebanyak 160 kursi terisi penumpang. Pihaknya berharap tingkat keterisian tersebut dapat dipertahankan secara konsisten untuk meningkatkan pergerakan penumpang dan pesawat di Bandara SAMS Sepinggan.

Selain menambah pilihan rute penerbangan, pengelola bandara aktif berkoordinasi dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan serta Dispora Kaltim. Sinergi tersebut bertujuan menghadirkan lebih banyak agenda berskala nasional maupun internasional di Kaltim.

Baca Juga: Karhutla Ganggu Kualitas Udara PPU, DLH Sebut Masih Terkendali

Untuk mendukung hal tersebut, Angkasa Pura Indonesia juga bertransformasi dengan merancang area bandara menjadi lebih ramah publik (full public area) melalui konsep atrium airport.

“Kami coba kembangkan Bandara SAMS Sepinggan menjadi full public area dengan desain atrium airport. Seperti pertandingan tenis meja, Hot Wheels drag race, maupun kegiatan komunitas apa pun dapat membuat keramaian di airport,” jelasnya.

Fasilitas area publik tersebut diproyeksikan dapat menampung berbagai gelaran festival, seiring dengan peningkatan standar keamanan dan kenyamanan bandara.

“Sehingga pengguna jasa semakin tidak ragu untuk bepergian melalui transportasi udara,” pungkas Iwan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
penerbangan Balikpapan rute Balikpapan-Tiongkok bandara sams sepinggan Angkasa Pura Indonesia Iwan Winaya Mahdar