Impor Pupuk Kaltim Melonjak 37.680 Persen dalam Sebulan, Tembus USD 18,89 Juta

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 17:15 WIB
GOLONGAN: Berdasarkan golongan barang, pupuk catat kenaikan signifikan dari hanya impor USD0,05 juta menjadi USD18,89 juta.
GOLONGAN: Berdasarkan golongan barang, pupuk catat kenaikan signifikan dari hanya impor USD0,05 juta menjadi USD18,89 juta.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Impor nonmigas Kalimantan Timur pada Juli 2026 mencatat lonjakan pada sejumlah komoditas. Salah satu yang paling mencolok terjadi pada golongan pupuk, yang nilainya melesat hingga 37.680 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan, nilai impor pupuk pada Juli mencapai USD18,89 juta. Padahal, pada Juni nilainya hanya USD0,05 juta. Artinya, terjadi peningkatan USD18,84 juta dalam sebulan.

Kenaikan juga terjadi pada golongan barang dari besi dan baja. Nilai impornya meningkat USD12,78 juta atau 466,42 persen, dari USD2,74 juta pada Juni menjadi USD15,52 juta pada Juli.

“Dilihat dari perkembangannya terhadap Juni 2026 peningkatan nilai impor nonmigas terbesar terjadi pada golongan barang pupuk yang mengalami kenaikan sebesar USD18,84 juta (37.680,00 persen),” kata Mas’ud.

Baca Juga: Impor Kaltim Anjlok 40,63 Persen pada Juli, Tapi Masih Melonjak 89 Persen Setahun

Kondisi tersebut turut mendorong nilai impor dari 10 golongan barang utama. Pada Juli, nilainya mencapai USD77,84 juta, naik 36,71 persen dibandingkan Juni yang senilai USD56,94 juta.

Namun, tidak seluruh komoditas mengalami peningkatan. Impor kapal, perahu, dan struktur terapung turun USD3,96 juta atau 65,78 persen. Impor mesin dan peralatan mekanis juga berkurang USD2,98 juta atau 10,68 persen.

Secara kumulatif Januari-Juli 2026, sepuluh golongan barang utama menyumbang 88,38 persen terhadap total impor nonmigas Kaltim. "Mesin dan peralatan mekanis menjadi kontributor terbesar dengan nilai USD182,70 juta atau 35,35 persen," lanjut Mas'ud.

Total impor nonmigas selama tujuh bulan mencapai USD516,77 juta, meski secara kumulatif masih turun 31,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
impor nonmigas Kaltim impor pupuk Kaltim BPS KALTIM Ekonomi Kaltim samarinda