KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Tak harus datang ke dealer untuk mengurus kebutuhan sepeda motor. Booking servis hingga mencari bengkel AHASS terdekat kini dapat dilakukan melalui telepon pintar. Perubahan pola konsumen ini menjadi perhatian Astra Motor Kalimantan Timur 2 dalam meningkatkan pelayanan.
Dijelaskan Honda Customer Care Center (HC3) Manager Astra Motor Kaltim 2 Muhammad Abbas, konsumen saat ini mengharapkan pengalaman layanan yang lengkap. Bukan hanya cepat dan ramah, tetapi juga transparan serta mudah diakses secara digital.
“Pada prinsipnya, konsumen saat ini mengharapkan pengalaman layanan yang menyeluruh baik dari sisi kecepatan, keramahan, transparan ataupun kemudahan digital ketika melakukan pembelian ataupun perawatan ke jaringan dealer maupun jaringan AHASS kami,” jelas Abbas.
Baca Juga: Astra Motor Kaltim 2: Pengalaman Pelanggan Tak Berhenti di Transaksi
Kebutuhan tersebut dijawab melalui aplikasi Motorku X. Platform digital itu menyediakan berbagai layanan, mulai dari katalog dan pembelian sepeda motor, booking servis online, pencarian bengkel AHASS terdekat, katalog spare part, hingga informasi layanan kendaraan.
Disampaikan Abbas, penggunaan layanan digital melalui Motorku X, khususnya di Samarinda, terus berkembang. Konsumen semakin terbiasa memilih proses yang praktis tanpa harus bergantung pada layanan secara langsung.
“Perubahan kebiasaan ini menunjukkan bahwa konsumen semakin menginginkan proses yang praktis, cepat, dan mudah diakses kapanpun dan dimanapun,” sebutnya.
Namun, layanan digital bukan berarti hubungan dengan pelanggan berhenti setelah transaksi pembelian. Justru layanan purnajual menjadi bagian penting dalam mempertahankan kepercayaan konsumen.
Baca Juga: Digitalisasi Perbankan Makin Ngebut, CIMB Niaga Tetap Pertahankan Layanan Tatap Muka
“Layanan purnajual memiliki peran penting dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan melalui layanan servis yang terpercaya dan ketersediaan suku cadang asli,” papar Abbas.
Untuk memastikan kualitas tersebut, konsumen dilayani mekanik yang telah tersertifikasi dan bekerja berdasarkan standar operasional. Ketersediaan suku cadang asli juga menjadi bagian dari upaya menjaga pengalaman pelanggan setelah kendaraan dimiliki.
Strategi itu sekaligus diarahkan agar hubungan dengan konsumen tidak berakhir ketika sepeda motor terjual. Astra Motor Kaltim 2 ingin membangun ekosistem layanan yang terus digunakan konsumen selama masa kepemilikan kendaraan.
“Kami terus memastikan standar layanan servis, ketersediaan suku cadang asli, informasi produk, serta berbagai program yang relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini,” kata Abbas. Baginya, kualitas pelayanan pada akhirnya bukan hanya persoalan sistem. Budaya pelayanan harus dibangun dari internal perusahaan melalui standar, pelatihan, evaluasi, dan keteladanan.
“Budaya customer service sangat penting bagi kami karena kualitas pengalaman konsumen tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga oleh bagaimana kami memberikan pelayanan,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo