Kadin Padel Competition Samarinda: Ajang Olahraga dan Peluang Bisnis Ratusan Pengusaha

Nasya Rahaya • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 19:48 WIB
SPORT NETWORKING: Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan pengusaha dan stakeholder sekaligus dipadukan dengan pasar murah yang melibatkan 16 tenant distributor dan UMKM.
SPORT NETWORKING: Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan pengusaha dan stakeholder sekaligus dipadukan dengan pasar murah yang melibatkan 16 tenant distributor dan UMKM.

KALTIMPOST.ID - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Timur menghadirkan cara berbeda dalam memperingati hari jadinya yang ke-58 lewat perhelatan Kadin Padel Competition yang dipadukan dengan pasar murah UMKM.

Agenda olahraga sekaligus temu bisnis tersebut berlangsung di Prime Padel Arena, Samarinda, pada 25 hingga 27 September 2026. Ajang ini menarik antusiasme tinggi dengan diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai daerah.

Tak hanya ajang adu tangkas di lapangan, kegiatan ini menjadi wadah informal bertemunya para pengusaha serta pemangku kepentingan. Selain itu, hadir pula pasar murah yang melibatkan 16 tenant distributor dan pelaku UMKM binaan DPPKUKM Kaltim.

Ketua Umum Kadin Kaltim Putri Amanda Nurrahmadhani menjelaskan, kegiatan olahraga menjadi sarana efektif dalam mencairkan komunikasi antarpebisnis. Suasana kompetisi yang cair dinilai mampu melahirkan jejaring kemitraan baru secara alami.

“Bagi saya pribadi, ini bukan tentang yang menang di lapangan. Padel ini membangun olahraga dan dari situ sering terjadi networking, business opportunity,” ujar Putri saat membuka kegiatan tersebut.

Baca Juga: Padel Berpeluang Masuk Eksibisi Porprov VIII Kaltim 2026

Putri menegaskan bahwa ruang gerak Kadin kini makin dinamis dan tidak melulu berkutat di dalam ruangan tertutup. Olahraga menjadi jembatan transformasi dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih terbuka dan adaptif.

“Kita dari Kadin bukan hanya hadir di ruang rapat, tapi juga tempat para pengusaha, stakeholder bertemu. Ada transformasi, ekosistem dunia yang semakin terbuka,” kata Putri menambahkan.

Ketua Panitia HUT Ke-58 Kadin Adnan Faridhan mengungkapkan alasan di balik pemilihan cabang olahraga ini. Padel dipilih karena tengah digandrungi masyarakat luas, sehingga tepat dijadikan sarana menggerakkan sektor ekonomi riil.

“Dari Kadin ini yang pertama, karena kebetulan olahraga Padel lagi sedang hype ya. Kita kombinasikan dengan pasar murah,” kata Adnan.

Adnan menyebutkan, integrasi antara turnamen olahraga dan pasar murah sengaja dirancang agar acara ini memberi manfaat ganda. Peserta turnamen dapat menikmati pertandingan, sementara warga sekitar terbantu dengan ketersediaan barang pokok terjangkau.

Langkah kolaboratif ini juga mendapat sambutan positif dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim. Sinergi antara dunia olahraga dan ekonomi kerakyatan dipandang sebagai model pembinaan yang patut dikembangkan secara berkelanjutan.

Wakil Ketua I KONI Kaltim Hendra Radinal Ary menuturkan, keterlibatan pelaku usaha mikro dalam gelanggang olahraga memberi dampak langsung bagi perputaran uang di daerah.

“Penggabungan antara olahraga dan UMKM itu ibaratkan satu media untuk menaikkan kesejahteraan,” tutur Hendra saat meninjau lokasi kegiatan.

Menariknya, turnamen ini tidak hanya diramaikan oleh atlet lokal Kalimantan Timur. Sejumlah peserta terpantau datang langsung dari luar daerah seperti Bali, Makassar, hingga Jakarta.

Kehadiran peserta antarpulau ini secara otomatis memperluas jangkauan interaksi bisnis lintas wilayah. Lapangan padel pun bertransformasi menjadi titik temu strategis bagi pertukaran peluang investasi baru di Kalimantan Timur.

Editor : Muhammad Ridhuan
Padel Competition Pasar Murah UMKM HUT Kadin KADIN Kaltim samarinda