Belanja Pemerintah Pusat Kaltim Capai Rp11,16 Triliun, Jalan Nasional Pendukung IKN Terus Digarap

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 16:44 WIB
MODAL: Komponen terbesar dari belanja pemerintah pusat sebagian besar digunakan untuk pembangunan dan preservasi jalan nasional mendukung pembangunan IKN.
MODAL: Komponen terbesar dari belanja pemerintah pusat sebagian besar digunakan untuk pembangunan dan preservasi jalan nasional mendukung pembangunan IKN.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pembangunan infrastruktur strategis di Kalimantan Timur terus mendapat dukungan dari anggaran pemerintah pusat. Hingga akhir Agustus 2026, Belanja Pemerintah Pusat (BPP) telah terealisasi Rp11,16 triliun atau 59,95 persen dari pagu. Realisasi tersebut tumbuh 1,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dikatakan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Kaltim Tjahjo Purnomo, belanja pemerintah pusat menjadi salah satu bagian dari keseluruhan Belanja Negara yang direalisasikan di wilayah Kaltim. Hingga Agustus, BPP telah melampaui separuh pagu yang tersedia.

Komponen terbesar dalam BPP berasal dari belanja modal. “Realisasinya mencapai Rp5,68 triliun atau 59,73 persen dari pagu,” terang dia. Anggaran tersebut sebagian besar digunakan untuk pembangunan dan preservasi jalan nasional yang memiliki keterkaitan dengan dukungan terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga: Pendapatan Negara Kaltim Tembus Rp15,50 Triliun, Pajak Tumbuh 8,37 Persen

Besarnya porsi belanja modal menunjukkan realisasi anggaran pemerintah pusat di Kaltim tidak hanya terserap untuk kebutuhan rutin pemerintahan. “Realisasi tersebut sebagian besar digunakan untuk pembangunan dan preservasi jalan nasional mendukung pembangunan IKN,” ujar Tjahjo.

Selain belanja modal, belanja pegawai juga telah terealisasi cukup besar. Hingga akhir Agustus, realisasinya mencapai Rp3,44 triliun atau 67,17 persen dari pagu.

Adapun belanja barang mencapai Rp2,04 triliun atau 51,21 persen dari pagu. Dengan demikian, dari sisi BPP, penyerapan anggaran telah berjalan di atas separuh pagu. Komposisinya mencakup belanja modal untuk mendukung pembangunan infrastruktur, belanja pegawai, serta belanja barang untuk kebutuhan pemerintah. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
jalan nasional kaltim Belanja Pemerintah Pusat infrastruktur IKN IKN NUSANTARA DJPb Kaltim