Ekspor Bahan Bakar Mineral Kaltim Turun USD246 Juta pada Agustus 2026

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28 WIB
PENEKAN: Turunnya nilai ekspor komoditas bahan bakar mineral jadi penekan utama melambatnya kinerja ekspor nonmigas secara bulanan.
PENEKAN: Turunnya nilai ekspor komoditas bahan bakar mineral jadi penekan utama melambatnya kinerja ekspor nonmigas secara bulanan.

SAMARINDA – Bahan bakar mineral masih menjadi komoditas utama ekspor nonmigas Kalimantan Timur (Kaltim) pada Agustus 2026. Namun, kelompok barang tersebut justru menjadi salah satu penekan utama kinerja ekspor secara bulanan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, nilai ekspor bahan bakar mineral pada Agustus mencapai USD1,24 miliar. Angka tersebut turun USD246,46 juta atau 16,61 persen dibandingkan Juli yang mencapai USD1,48 miliar.

Penurunan komoditas utama tersebut turut menekan kinerja ekspor nonmigas Kaltim. Secara keseluruhan, nilai ekspor nonmigas turun 3,09 persen secara bulanan, dari USD1,85 miliar pada Juli menjadi USD1,79 miliar pada Agustus.

Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan, terdapat sejumlah komoditas yang mencatat peningkatan dan membantu menahan kontraksi tersebut. Salah satu kenaikan terbesar berasal dari kelompok lemak dan minyak hewani/nabati.

“Berdasarkan golongan barang, peningkatan nilai ekspor nonmigas terbesar pada Agustus 2026 terhadap Juli 2026 terjadi pada golongan barang lemak dan minyak hewani/nabati yang naik USD159,51 juta (84,27 persen),” papar Mas’ud.

Baca Juga: Ekspor Nonmigas Kaltim Turun 1,65 Persen pada Agustus 2026, Tiongkok dan Vietnam Melemah

Selain lemak dan minyak hewani/nabati, ekspor berbagai produk kimia meningkat USD17,44 juta atau 27,56 persen. Ekspor besi dan baja juga bertambah USD17,54 juta, dari sekitar USD10 ribu pada Juli menjadi USD17,55 juta pada Agustus.

Kenaikan turut terjadi pada bahan kimia organik yang melonjak 243,64 persen menjadi USD20 juta. Sementara ekspor mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya meningkat 15,28 persen menjadi USD7,77 juta.

Meski mengalami penurunan secara bulanan, bahan bakar mineral tetap menjadi tulang punggung ekspor nonmigas Kaltim. Sepanjang Januari-Agustus 2026, komoditas tersebut menyumbang sekitar 75 persen dari total ekspor nonmigas.

“Secara kumulatif, nilai ekspor bahan bakar mineral mencapai USD9,99 miliar selama delapan bulan pertama 2026. Angka itu masih tumbuh 6,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” lanjut Mas’ud.

Dominasi tersebut juga terlihat dari kontribusi 10 golongan barang utama. Secara kumulatif, kelompok tersebut menyumbang 99,78 persen terhadap total ekspor nonmigas Kaltim selama Januari-Agustus 2026.

Nilai ekspor dari 10 golongan barang utama itu mencapai USD13,29 miliar atau tumbuh 8,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan demikian, meski kinerja ekspor nonmigas mengalami koreksi pada Agustus, struktur ekspor Kaltim sepanjang delapan bulan pertama 2026 masih sangat bertumpu pada komoditas utama, terutama bahan bakar mineral.

Editor : Muhammad Ridhuan
ekspor nonmigas Kaltim Bahan bakar mineral Ekspor Agustus 2026 BPS KALTIM Ekspor Kaltim