Wisata Kaltim Cenderung Lesu, Berau Masih Jadi Primadona

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 11:21 WIB
AKUMULASI: Berau catat perjalanan wisnus hingga 15,69 persen sepanjang delapan bulan pertama 2026.
AKUMULASI: Berau catat perjalanan wisnus hingga 15,69 persen sepanjang delapan bulan pertama 2026.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kabupaten Berau menjadi magnet utama kunjungan wisata di Kalimantan Timur, dengan membukukan lonjakan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) sebesar 15,69 persen sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Lonjakan dua digit itu terjadi di tengah tren penurunan total kunjungan wisata di tingkat provinsi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai mencatat, jumlah perjalanan wisnus ke Berau menembus 412.929 perjalanan selama delapan bulan pertama 2026. Angka tersebut melonjak signifikan dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 356.924 perjalanan.

Baca Juga: Ujian Mental Juara: Ambisi Tanjung Laut Mempertahankan Takhta di Ajang PKT CUP 2026

Selain Berau, penambahan perjalanan juga tercatat di Penajam Paser Utara sebesar 10,67 persen, Bontang 3,71 persen, dan Kutai Kartanegara 0,66 persen. Namun, pertumbuhan di empat wilayah itu belum mampu mendongkrak akumulasi kunjungan wisata Kaltim yang secara keseluruhan mengalami koreksi.

"Berdasarkan daerah tujuan, total perjalanan wisnus ke Kaltim pada Januari hingga Agustus 2026 mencapai 10.472.078 perjalanan," kata Mas’ud.

Baca Juga: DPRD Minta Tambah Anggaran, Dissos Balikpapan Petakan Kebutuhan Ideal Penanganan Sosial

Realisasi tersebut turun 1,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 10.606.700 perjalanan. Lesunya arus wisata kian terasa pada Agustus 2026, dengan total kunjungan ke Kaltim tercatat 1.260.434 perjalanan atau menyusut 7,08 persen dibandingkan capaian Juli sebesar 1.356.499 perjalanan.

Penurunan secara bulanan pada Agustus bahkan melanda seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Berau mengalami koreksi bulanan terdalam hingga 14,14 persen menjadi 48.704 perjalanan. Balikpapan menyusut 10,35 persen menjadi 255.265 perjalanan, disusul Mahakam Ulu yang turun 9,39 persen menjadi 4.651 perjalanan.

Baca Juga: Anggaran Pendidikan 2026 Tembus Rp574,2 Triliun, Program MBG Serap Rp134,4 Triliun

"Secara kumulatif, penurunan terdalam terjadi di Kutai Barat sebesar 5,27 persen, diikuti Samarinda 4,58 persen dan Balikpapan 4,51 persen," tutur Mas’ud. Kondisi ini menegaskan bahwa sebaran pergerakan wisatawan antardaerah di Kaltim masih belum merata. (*)

Editor : Dwi Restu A
wisatawan Primadona pariwisata kabupaten berau