KALTIMPOST.ID, Kabar duka kembali datang dari dunia persepakbolaan. Denis Law, salah satu legenda Manchester United meninggal dunia.
Mantan penyerang asal Skotlandia itu mengembuskan napas terakhirnya saat usia 84 tahun.
Kabar duka ini disampaikan melalui laman resmi MU oleh pihak klub pada Jumat (17/1) waktu Britania atau Sabtu (18/1) dini hari WIB.
“Semua orang di Manchester United berduka atas kehilangan Denis Law, sosok kesayangan di tribun di Stretford End yang telah meninggal dunia pada usia 84 tahun,” tulis pihak klub.
Pihak keluarga juga mengungkapkan rasa kehilangan mereka yang diterbitkan lewat laman resmi MU.
“Ia telah berjuang dengan gigih, tetapi ia kini telah beristirahat dengan damai. Kami tahu betapa besar cinta dan dukungan yang diberikan kepadanya. Itu sangat berarti bagi kami dan membuat perbedaan besar. Terima kasih kepada semua orang yang telah berkontribusi terhadap kesejahteraan dan perawatannya, baik di masa lalu maupun sekarang ini,” tulis keluarga Law.
Denis Law lahir di Aberdeen, Skotlandia, pada 24 Februari 1940. Denis Law mengawali kariernya bersama Huddersfield Town.
Namun, pada 1962 ia bergabung dengan Manchester United, klub yang akan menjadi rumah sejatinya selama sebagian kariernya. Di sinilah ia mengukir kariernya yang paling cemerlang hingga menjadi ikon bola.
Selama 11 tahun di Manchester United tepatnya sejak 12 Juli 1962 hingga 1 Juli 1973, Denis Law meraih gelar Liga Inggris dan Piala FA. Pada musim 1964-1965 Denis Law mencetak gol-gol penting yang membantu Red Devils menjadi juara liga.
Di musim berikutnya, ia ikut serta dalam kemenangan tim di Piala FA.
Total gol yang Denis Law cetak 237 gol dalam 404 penampilan untuk Manchester United menjadikannya pencetak gol terbanyak ketiga setelah Wayne Rooney (253 gol) dan Bobby Charlton (249 gol).
Berkat penampilannya, Denis Law bahkan merebut gelar Ballon d’Or dan penghargaan Pemain Terbaik Eropa. Ia satu-satunya pesepak bola Skotlandia yang mendapatkan dua penghargaan tersebut pada 1964.
Mantan pemain Manchester City dan Torino ini juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Skotlandia dengan 30 gol dari 55 pertandingan usai debut internasionalnya pada 1958 di usia 18 tahun.
Salah satu gol terkenalnya adalah saat membawa Skotlandia mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley pada 1967 yang menjadi kekalahan pertama Inggris usai memenangkan Piala Dunia 1966.
Atas kontribusinya yang luar biasa pada dunia sepak bola, Denis Law dianugerahi berbagai penghargaan, termasuk tempat di dalam patung ‘Trinitas Suci’ di luar Stadion Old Trafford bersama Bobby Charlton dan George Best.
Usai pensiun dari dunia sepak bola, Denis Law bekerja sebagai komentator televisi. Ia juga aktif dalam kegiatan amal, hingga akhirnya dianugerahi gelar Commander of The British Empire (CBE) oleh Ratu Elizabeth II pada 2016.
Dengan segala pencapaiannya di atas dan luar lapangan, nama Denis Law akan selalu dikenang sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola.
Editor : Hernawati