KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Patrick Kluivert bersiap memulai debutnya sebagai pelatih timnas Indonesia dengan tantangan besar: menghadapi Australia dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C di Stadion Allianz, Sydney, Kamis (20/3) pukul 16.10 WIB. Meski minim waktu persiapan, eks striker Barcelona itu optimistis bisa memberikan kejutan.
Ditunjuk sejak Januari, Kluivert ditugaskan PSSI untuk membawa Garuda bersaing di level tertinggi.
Namun, persiapan tim terhambat karena banyak pemain baru tiba dari Eropa usai membela klub masing-masing. “Kami memang tak punya banyak waktu untuk berlatih. Tapi tim tahu apa yang harus dilakukan, dan kami tak sabar bermain,” ucapnya dalam konferensi pers jelang laga.
Kluivert mengisyaratkan tidak akan banyak melakukan perubahan besar, tetapi menjanjikan beberapa kejutan dalam strategi. “Ada hal-hal yang tidak bisa saya ungkapkan sekarang, tetapi akan ada beberapa perubahan yang kami terapkan,” katanya.
Kapten timnas Jay Idzes turut menyuarakan keyakinannya. Bek Venezia itu menegaskan bahwa kemenangan atas Arab Saudi sebelumnya memberi sinyal bahwa Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia harus diperhitungkan. Saya percaya tim ini bisa berkembang pesat ke depan,” ujar Idzes.
Jay juga menekankan pentingnya laga kontra Australia untuk menjaga peluang lolos. “Saya sudah bicara kepada semua pemain soal pentingnya laga ini. Kami ingin hasil terbaik,” tegasnya.
Dari kubu lawan, pelatih Australia Tony Popovic menegaskan timnya tidak akan meremehkan Indonesia.
“Kami tahu mereka mengalahkan Arab Saudi. Itu hasil yang menunjukkan kekuatan mereka. Kami harus waspada,” kata Popovic, yang berambisi menjaga posisi Australia di klasemen.
Sementara itu, bek senior Socceroos Aziz Behich menyatakan tim siap menghadapi siapa pun lawan di lapangan, termasuk striker anyar Indonesia, Ole Romeny.
“Kami punya mentalitas yang sama dalam setiap laga, tak peduli lawan siapa. Fokus kami tetap sama,” ujarnya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko