KALTIMPOST.ID - Gareth Bale dibesarkan Tottenham Hotspur selama enam musim (2007–2013) sebelum pindah ke Real Madrid. Bale juga sempat dipinjamkan Real semusim (2020–2021) ke Spurs. Rekam jejak itulah yang membawa Bale dipercaya sebagai pandit final Liga Europa oleh TNT Sports.
Bale bergabung dengan Glen Hoddle (mantan pemain-pelatih Tottenham) serta tiga mantan pemain United. Antara lain Rio Ferdinand, Paul Scholes, dan Robbie Savage. Musim ini Bale sudah pernah menjadi pandit TNT Sports ketika Real menghadapi Liverpool FC dalam fase league Liga Champions.
Dalam laga di Anfield tersebut (28/11/2024), mantan klub Bale (Real) menyerah dua gol tanpa balas. Bale juga tidak bermain ketika memenangi satu-satunya gelar bersama The Lilywhites, sebutan Tottenham, di final Piala Liga 2008. Dua momen yang disebut fans Tottenham di linimasa media sosial sebagai sinyal apes Bale bagi klub London Utara tersebut.
“Fans Tottenham mungkin senang melihat kembali mantan pemain besarnya. Akan tetapi tidak dengan ’kutukannya’,” tulis talkSPORT.
Duel Tottenham Spurs versus Manchester United tersaji di San Mames, Bilbao, Kamis (22/5) dini hari nanti (siaran langsung SCTV/beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 Wita).
Keduanya sama-sama terpuruk di papan bawah klasemen Premier League Hingga matchweek ke-37 atau sisa satu pekan di Premier League, kedua tim berada persis di atas tiga tim terdegradasi. Spurs, sebutan Tottenham Hotspur, di peringkat ke-17 dengan 38 poin dan United menempati satu setrip di atasnya (peringkat ke-16) dengan 39 poin.
Spurs menelakan kekalahan 21 kali dan menang 11 kali. Sementara The Red Devils, julukan United, hanya bisa menang 10 kali dan kalah 18 kali. Tidak heran jika media-media di Spanyol menjuluki final di San Mames sebagai El Clownico (duel badut Eropa). Itu adalah pelesetan dari El Clasico atau duel dua klub terbaik Spanyol, Real Madrid versus FC Barcelona. (*)
Editor : Ery Supriyadi