KALTIMPOST.ID, Luka Modric, pemain kebanggaan Real Madric, dipastikan akan meninggalkan Real Madrid pada akhir musim 2024/2025.
Modric akan menutup perjalanannya dengan penampilan pemungkasnya melawan Real Sociedad di Santiago Bernabeu pada Sabtu (24/5) WIB ini. Pertandingan tersebut menjadi momen perpisahan bagi sang maestro di hadapan para pendukung setianya.
Dan dalam kejutan yang menggembirakan, Modric masih akan mempersembahkan satu penampilan terakhir bersama Real Madrid dalam Turnamen Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat.
Modric telah membuat keputusan setelah 13 tahun pengabdian yang penuh prestasi.
Dari Tottenham Hotspur, Modric beralih ke Real Madrid pada 2012 dengan biaya transfer senilai 30 juta poundsterling.
Sejak saat itu, ia pun menjelma menjadi salah satu bintang paling sukses dalam sejarah klub.
Modric telah menjadi jantung lini tengah Real Madrid. Selama 13 musim bersama, gelandang asal Kroasia tersebut menghasilkan performa yang luar biasa.
Modric mempersembahkan total 28 trofi yang menjadikannya pemain dengan koleksi gelar terbanyak di klub tersebut. Terdiri dari empat trofi LaLiga, dua Copa del Rey, enam Liga Champions, dan lima Piala Dunia Antarklub.
Modric telah tampil 590 kali untuk Real Madrid, mencetak 43 gol, dan memberikan 95 assist.
Di musim ini saja, pemenang Ballon d’Or 2018 tersebut tampil dalam 55 pertandingan dengan kontribusi empat gol dan sembilan assist, termasuk dua gol dan enam assist dalam 34 laga di LaLiga.
Di media sosial Instagram, Modric menuangkan perasaannya dengan kata-kata emosional.
“Untuk para penggemar Madrid, waktunya telah tiba. Momen yang sebenarnya tidak pernah saya inginkan, tapi inilah sepak bola. Dan dalam hidup, segala sesuatu memiliki permulaan dan pengakhiran.”
Modric pun merefleksikan perjalanannya, “Saya datang ke klub ini dengan hasrat mengenakan seragam tim terbaik di dunia dan ambisi meraih prestasi besar, namun tak pernah terbayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Bermain untuk Real Madrid telah mengubah hidup saya sebagai pesepak bola dan manusia. Saya bangga menjadi bagian dari era tersukses klub terhebat sepanjang masa.”
Gelombang penghormatan pun datang dari Brahim Diaz. Lewat akun Instagram-Nya, ia memberi penghormatan terakhir.
“Hari ini saya sulit mencari kata-kata karena mengucapkan selamat tinggal kepada legenda sepertimu sangat sulit. Sejak hari pertama saya tiba di Real Madrid, kamu memberiku lebih dari sekadar nasehat atau dukungan di lapangan, kamu memberiku cinta, rasa hormat. Saya takkan pernah melupakan bagaimana kamu memperlakukan saya,” ucapnya.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez juga memberikan penghormatan khusus untuk Modric yang dianggap sebagai teladan, baik di dalam maupun luar lapangan.
“Luka Modric akan selalu ada di hati seluruh fans Real Madrid sebagai pemain unik dan panutan bagi siapapun, karena selalu mempresentasikan nilai-nilai Real Madrid,” tandasnya.
Editor : Hernawati