KALTIMPOST.ID, MUNICH — Menjelang final Liga Champions 2025 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Inter Milan di Allianz Arena pukul 02.00 WIB, sejumlah bursa taruhan global menempatkan PSG sebagai favorit utama untuk meraih gelar juara.
Menurut B*tway, PSG unggul tipis atas Inter Milan berdasarkan performa terkini, produktivitas gol, dan catatan kemenangan sepanjang fase gugur.
Tim asuhan Luis Enrique datang ke laga puncak dengan modal juara Ligue 1 dan Coupe de France, serta performa solid dengan lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir.
B*t365 juga menempatkan PSG sebagai favorit untuk memenangkan trofi Liga Champions untuk menang dalam waktu normal 90 menit. Sementara itu, W*lliam Hill turut mendukung PSG sebagai tim unggulan di final nanti.
Namun, pandangan berbeda datang dari B*tfair melalui analis Kevin Hatchard.
Ia menyebut dirinya selama ini cukup mendukung Inter Milan di babak knockout, dan merasa peluang PSG untuk menang langsung dalam 90 menit terlalu rendah untuk dijadikan pilihan taruhan. Hatcardh menilai laga ini berpotensi berjalan ketat dan sulit diprediksi.
PSG diperkuat oleh pemain-pemain kunci seperti Ousmane Dembélé, Kvaratskhelia, dan Gonçalo Ramos di lini depan, serta dukungan dari bek sayap seperti Achraf Hakimi dan Nuno Mendes yang juga produktif mencetak gol.
Meski begitu, Inter Milan di bawah asuhan Simone Inzaghi tetap menjadi ancaman serius. Dengan hanya satu kekalahan dalam 12 laga Liga Champions musim ini dan kemenangan dramatis atas Barcelona di semifinal, Nerazzurri siap memberikan perlawanan sengit.
Dari sisi taktik, PSG cenderung mengandalkan serangan dinamis, sementara Inter bermain dengan formasi 3-5-2 yang kokoh dan teruji.
B*tway memprediksi pertandingan akan berlangsung ketat, namun peluang kemenangan lebih besar masih dipegang oleh PSG.
Fakta menarik lain dari analisis B*tway menunjukkan PSG sering mencetak lebih dari dua gol dalam pertandingan mereka, sementara Inter memiliki pertahanan kuat dengan kebobolan sedikit sepanjang Liga Champions musim ini.
Final Liga Champions ini akan menjadi duel antara dua gaya bermain berbeda, sekaligus kesempatan bagi PSG untuk merebut gelar Eropa perdana mereka.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko