HONG KONG – Derby London Utara antara Arsenal dan Tottenham Hotspur mencetak sejarah.
Untuk pertama kalinya, duel sarat gengsi dua klub London itu digelar di luar Inggris.
Sebanyak 50 ribu penonton memadati Stadion Kai Tak, Hong Kong, Rabu (31/7), dalam laga uji coba pramusim.
Antusiasme tinggi ditunjukkan para suporter kedua klub tersebut yang datang dari berbagai negara dan kota di Asia.
Bahkan sekitar 20 ribu orang hadir hanya untuk menyaksikan sesi latihan kedua tim.
Baca Juga: Duo Wonderkid Rio Ngumoha dan Nyoni Bersinar, Liverpool Kalahkan Yokohama Marinos 3-1
Harga tiket yang menembus 2.499 dolar Hong Kong (sekitar Rp5 juta) tak menyurutkan minat penggemar menyaksikan duel klasik ini.
“Aku sangat antusias. Ini seperti mimpi masa kecil, bisa nonton derby secara langsung,” ucap Khalid Saleh, fans Arsenal asal Perth, Australia.
Pertandingan dimenangkan Spurs dengan skor tipis 1-0 lewat gol spektakuler Pape Matar Sarr dari tengah lapangan, memanfaatkan posisi kiper David Raya yang terlalu maju.
Dari skuad Arsenal, daya tarik utama adalah penampilan perdana striker anyar asal Swedia, Viktor Gyokeres.
Baca Juga: Borneo FC Lanjutkan Persiapan di Kandang, Fokus Hadapi Bhayangkara FC Pekan Depan
Pemain berusia 26 tahun itu diboyong seharga EU76 juta (sekitar Rp1,7 triliun) dan masuk sebagai pemain pengganti di akhir laga.
“Kami sangat percaya diri. Ini salah satu bursa transfer terbaik kami,” ujar Mo Muse, fan Arsenal asal Melbourne.
Manajer Arsenal Mikel Arteta mengaku kagum dengan sambutan hangat suporter. “Dukungan luar biasa ini menunjukkan betapa besar dan dicintainya klub ini,” ucapnya.
Sementara itu, fan Spurs fokus pada sosok Son Heung-min.
Kapten asal Korea Selatan itu ramai disorot karena kabar transfer yang menyebut musim ini bisa jadi yang terakhir baginya berseragam Tottenham.
“Sonny sudah 10 tahun bersama kami. Apapun keputusannya, dia tetap legenda,” kata Patrick Lau, fans Spurs yang membawa poster bergambar Son.(*)
Editor : Thomas Priyandoko