Prioritas utama manajemen The Reds di Anfield kini tertuju pada perekrutan pemain dengan profil yang lebih menyerang, bukan pada gelandang bertahan murni seperti kedua nama tersebut.
Keputusan Liverpool ini segera meredakan spekulasi dan secara tidak langsung membuka jalan lebar bagi Manchester United (MU) untuk bergerak, terutama jika Setan Merah akhirnya mengambil langkah tegas.
Jurnalis Ben Jacobs mengungkapkan kepada The United Stand bahwa terkait Adam Wharton, ia meyakini sudah ada semacam kesepakatan longgar yang memungkinkan sang pemain meninggalkan Crystal Palace pada jendela transfer musim panas.
Walaupun MU tidak akan menjadi satu-satunya peminat, setidaknya mereka sudah dipastikan tidak perlu lagi bersaing dengan Liverpool.
Sementara itu, untuk Carlos Baleba, banderol harga yang dipasang oleh Brighton menjadi penghalang utama. MU diketahui telah melakukan riset intensif terhadap gelandang berusia 20 tahun itu menjelang akhir bursa transfer sebelumnya.
Namun, The Seagulls dikabarkan mematok biaya yang setara dengan transfer Moises Caicedo, nilai yang dinilai terlalu fantastis bagi klub mana pun.
Isu krusial yang harus segera dipecahkan MU adalah kapan mereka akan bertindak memanfaatkan peluang ini.
Meskipun bursa transfer baru dibuka berfokus pada upaya memperkuat lini serang-terutama setelah paceklik gol musim lalu-dengan mengincar nama-nama seperti Sesko, Cunha, atau Mbeumo, klub seolah mengabaikan kondisi lini tengah yang sesungguhnya sudah terlihat rapuh.
Manajer MU, Ruben Amorim, sebelumnya memilih untuk mempertahankan susunan pemain di belakang Bruno Fernandes dan Casemiro.
Namun, Casemiro semakin kehilangan mobilitasnya, Ugarte masih dalam tahap adaptasi, dan perkembangan Kobbie Mainoo seolah terhambat di antara bakat besarnya dan terbatasnya kesempatan.
Meskipun Liverpool telah mundur, MU tetap harus mewaspadai persaingan sengit dari klub-klub raksasa Eropa lainnya seperti Chelsea, Manchester City, atau bahkan Bayern Munchen yang mungkin saja ikut memperebutkan Baleba atau Wharton.
MU perlu mengambil keputusan strategis: apakah kedua pemain ini benar-benar esensial dalam rencana pembangunan kembali skuad, atau klub hanya akan berakhir mengagumi mereka selama berbulan-bulan tanpa adanya realisasi transfer.
Di sisi lain, Fichajes melaporkan bahwa MU juga tengah mempertimbangkan opsi penguatan dari Maroko. Setan Merah kini dikabarkan melirik bek tengah Olympique Marseille, Nayef Aguerd.
Pemain berusia 28 tahun ini menjadi target setelah Amorim disebut kurang puas dengan performa Harry Maguire dan Matthijs de Ligt. Aguerd, yang berpengalaman bermain di Premier League bersama West Ham United, dianggap sebagai solusi potensial untuk menambal kelemahan di lini pertahanan.
Nilai transfer Aguerd diperkirakan tidak akan terlalu memberatkan, yang menjadi pertimbangan penting mengingat MU telah menghabiskan sekitar £250 juta pada musim panas 2025 dan harus berhati-hati dalam pengeluaran di sektor bek. (*)
Editor : Almasrifah