Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PREMIER LEAGUE: Tottenham vs Man United: Bukan Setan Merah yang Dulu di Bilbao

Ery Supriyadi • Sabtu, 8 November 2025 | 12:00 WIB
Tottenham Hotspur vs Manchester United
Tottenham Hotspur vs Manchester United

KALTIMPOST.ID  - Pertemuan dua tim besar Inggris kembali tersaji di Tottenham Hotspur Stadium malam ini. Namun, kali ini suasananya berbeda. Manchester United datang dengan wajah baru, bukan lagi tim yang sama seperti di Bilbao.

Empat pekan terakhir Premier League menjadi bukti kebangkitan mereka. Tanpa kekalahan, dengan lini serang yang segar dan solid, Setan Merah tampak jauh lebih siap.

Di bawah asuhan Ruben Amorim, United kini memiliki trisula maut: Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko. Ketiganya menjadi kunci permainan cepat yang mematikan.
Di belakang mereka, Senne Lammens menjaga gawang dengan kepercayaan diri tinggi, menghadirkan stabilitas yang lama hilang.

Bagi Amorim, laga malam ini (siaran langsung Champions TV 5/Vidio pukul 20.30 Wita) bukan sekadar balas dendam. Ini tentang pembuktian bahwa United telah berubah. Sebab, pertemuan terakhir dengan Spurs di final Liga Europa 22 Mei lalu berakhir pahit.

Saat itu, Spurs menang tipis 1-0 di San Mamés, Bilbao — sekaligus merebut trofi pertama mereka dalam 17 tahun.

Namun, bukan hanya United yang tampil dengan wajah baru. Tottenham Hotspur juga mengalami transformasi besar.

Tidak ada lagi Ange Postecoglou di pinggir lapangan. Kursi pelatih kini ditempati Thomas Frank, yang datang membawa semangat baru dan filosofi berbeda.

Frank menata ulang lini serangnya. Randal Kolo Muani dipinjam dari PSG, Mohamed Kudus digaet dari West Ham United, dan Xavi Simons didatangkan dari RB Leipzig.
Meski potensial, ketiganya belum menunjukkan ketajaman seperti trio baru United.

“Kami harus melakukan rotasi. Terlalu banyak pertandingan di liga dan Eropa. Kami tak bisa turunkan pemain yang sama tiap pekan,” kata Frank kepada Football London, menegaskan padatnya jadwal Spurs.

Rekor juga berpihak pada Spurs. Sejak 2022, Tottenham tidak pernah kalah dalam tujuh pertemuan terakhir melawan United, termasuk kemenangan di final Liga Europa.
Namun, Frank tak ingin hanya bertahan pada statistik. “Kami selalu ingin mendapatkan hal-hal terbaik,” tegasnya kepada Evening Standard.

Sementara itu, Amorim percaya koneksi antar pemain kuncinya kini lebih matang. Ia bahkan dikabarkan siap melakukan sedikit rotasi — Mason Mount bisa menggantikan Sesko untuk membuat serangan lebih cair.

“Peran Bryan (Mbeumo) sangat besar dalam mengubah tim kami jadi lebih berbahaya. Cunha juga membawa aura positif di lapangan. Ketika koneksi mereka makin padu, tim ini akan sulit dihentikan,” ujar Amorim seperti dikutip Manchester Evening News. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Bilbao #premier league #Ruben Amorim #tottenham vs man united #THOMAS FRANK