Penunjukan Arbeloa menandai perubahan arah di Santiago Bernabéu. Mantan bek kanan Real Madrid itu sebelumnya lebih dikenal sebagai pelatih tim kelompok usia dan Castilla. Ini menjadi pengalaman pertamanya menangani skuad senior Los Blancos.
Arbeloa bukan sosok asing bagi Madrid. Ia bergabung dengan akademi klub sejak 2001 dan sempat menembus tim utama sebelum melanjutkan karier ke Deportivo La Coruña dan Liverpool. Ia kembali ke Madrid pada 2009 dan menjadi bagian penting skuad yang menjuarai berbagai kompetisi domestik dan Eropa.
Selama tujuh musim membela Madrid, Arbeloa mencatatkan ratusan penampilan dan meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk LaLiga dan Liga Champions. Ia juga merupakan anggota tim nasional Spanyol pada periode kejayaan Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012.
Setelah pensiun sebagai pemain, Arbeloa kembali ke Madrid sebagai pelatih usia muda. Ia menangani tim U-14 hingga U-19, sebelum dipercaya memimpin Real Madrid Castilla sejak pertengahan 2025. Catatan kinerjanya di tim cadangan dinilai cukup solid untuk memberinya promosi ke tim utama.
Kini, tantangan berbeda menanti Arbeloa. Mengelola ruang ganti bertabur bintang dan menjaga standar prestasi Real Madrid akan menjadi ujian terbesar dalam karier kepelatihannya. Publik Bernabéu menanti, apakah loyalitas dan pengalaman panjangnya bersama klub mampu diterjemahkan menjadi kesuksesan di level tertinggi.
Editor : Uways Alqadrie