KALTIMPOST.ID-Partisipasi Tim Nasional Iran di FIFA World Cup 2026 kini berada dalam ketidakpastian akibat perang yang masih berlangsung di negara tersebut.
Menteri Pemuda dan Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyatakan negaranya kemungkinan besar tidak akan mengikuti turnamen sepak bola terbesar di dunia itu karena situasi keamanan yang memburuk.
“Dalam kondisi seperti ini, sama sekali tidak mungkin kami berpartisipasi di Piala Dunia,” kata Donyamali dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran.
Pernyataan tersebut merujuk pada konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pada 28 Februari lalu. Dalam serangan awal, pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas akibat serangan rudal.
Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Football Federation Islamic Republic of Iran mengenai keputusan mundur dari turnamen tersebut. Badan sepak bola dunia FIFA juga belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan tersebut.
Jadwal Iran di Piala Dunia 2026
Jika tetap berpartisipasi, Iran dijadwalkan bermain dalam tiga pertandingan fase grup:
-
Melawan Tim Nasional Selandia Baru pada 15 Juni di SoFi Stadium, California
-
Melawan Tim Nasional Belgia pada 21 Juni di stadion yang sama
-
Menghadapi Tim Nasional Mesir pada 26 Juni di Lumen Field, Seattle
Namun jika Iran benar-benar mundur, FIFA harus mengambil keputusan penting terkait format kompetisi.
Opsi yang Dimiliki FIFA
Dalam regulasi turnamen Piala Dunia 2026, FIFA memiliki kewenangan penuh untuk menentukan langkah jika ada tim peserta yang mundur.
Salah satu opsi adalah mengurangi jumlah tim di grup yang ditempati Iran menjadi hanya tiga tim. Namun langkah ini bisa memicu masalah dalam perhitungan klasemen, terutama untuk perebutan peringkat tiga terbaik yang berhak lolos ke babak gugur.
Pilihan lainnya adalah mengganti Iran dengan tim lain. Jika opsi ini dipilih, kemungkinan besar pengganti akan berasal dari zona Asian Football Confederation agar kuota Asia tetap terpenuhi.
Salah satu kandidat yang disebut-sebut adalah Tim Nasional Irak, yang sebelumnya nyaris lolos langsung ke Piala Dunia dan saat ini masih memiliki peluang melalui babak playoff antarkonfederasi.
Pelatih Irak, Graham Arnold, bahkan sempat meminta FIFA menjadwal ulang pertandingan kualifikasi karena ruang udara di wilayah konflik ditutup akibat perang Iran.
Sikap FIFA dan Trump
Hingga saat ini, FIFA belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan mundurnya Iran dari Piala Dunia.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya sempat membahas situasi tersebut dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dalam pernyataan resmi, Trump menegaskan bahwa tim Iran tetap dipersilakan berpartisipasi di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Meski begitu, ketidakpastian masih menyelimuti nasib Iran di turnamen tersebut. Dengan waktu kurang dari tiga bulan menuju kick-off Piala Dunia 2026, keputusan final FIFA diperkirakan akan menjadi sorotan dunia sepak bola.(*)
Editor : Thomas Priyandoko