KALTIMPOST.ID — Arsenal sedang berpacu dengan Manchester City dalam perebutan gelar juara Premier League musim ini. Meski unggul tujuh poin (67-60), The Gunners—julukan Arsenal—telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dibanding rivalnya tersebut (30-29).
Situasi itu membuat Arsenal dituntut tampil konsisten dalam sisa laga musim ini. Termasuk saat menjamu Everton di Stadion Emirates, London, Ahad (15/3) dini hari nanti. Pertandingan tersebut disiarkan langsung Champions TV 5 dan Vidio pukul 01.30 Wita.
Musim lalu, Everton menjadi lawan yang sulit bagi Arsenal. Baik di kandang maupun tandang, The Gunners gagal meraih kemenangan atas klub berjuluk The Toffees itu.
Baca Juga: Iran Berpotensi Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan Skenario Darurat
Musim ini pun Arsenal tidak mudah menaklukkan Everton. Pada pertemuan pertama di Hill Dickinson Stadium, 21 Desember 2025, Meriam London hanya menang tipis 1-0.
“Kami tahu persoalan kami saat melawan Everton sebelumnya. Tetapi musim ini kami lebih percaya diri karena memiliki serangan yang lebih bagus,” kata pelatih Arsenal Mikel Arteta, dikutip dari laman resmi klub.
Gol kemenangan Arsenal pada pertemuan pertama tersebut dicetak striker anyar Viktor Gyokeres lewat titik penalti.
Kehadiran Gyokeres ikut mendongkrak produktivitas Arsenal musim ini. Dari 30 pertandingan Premier League yang sudah dijalani, Bukayo Saka dan kawan-kawan telah mencetak 59 gol. Jumlah itu menjadi yang tertinggi bersama Manchester City.
Meski bermain di kandang, Arsenal tetap harus waspada. Everton dikenal cukup tangguh ketika bermain tandang.
Tim asuhan David Moyes itu menempati peringkat keempat terbaik untuk performa tandang musim ini. Mereka meraih tujuh kemenangan dari 14 laga tandang, atau sekitar 50 persen kemenangan.
Baca Juga: Habis Dibantai Madrid 3-0, Pep Guardiola Tetap Optimistis Man City Bangkit di Leg 2
Arsenal sendiri dikenal berbahaya lewat skema bola mati. Namun, Everton justru menjadi tim dengan pertahanan terbaik saat menghadapi situasi tersebut.
Sejauh ini, Everton baru kebobolan enam gol dari skema set pieces—terendah di antara 20 klub Premier League musim ini.
Bahkan dalam laga tandang, James Tarkowski dan rekan-rekannya belum pernah kebobolan dari bola mati.
“Kami selalu fokus penuh ketika lawan mendapat peluang dari set pieces, terlebih saat menghadapi Arsenal,” ujar kiper Everton Jordan Pickford kepada Sky Sports.
Pada pekan ini, Arsenal juga mendapat keuntungan dari jadwal pertandingan. Mereka bermain lebih dulu dibanding Manchester City.
City dijadwalkan bertandang ke markas West Ham United di Stadion London beberapa jam setelah laga Arsenal dimulai.
Menurut Arteta, situasi tersebut justru memberi keuntungan bagi timnya.
“Kami bisa bermain lebih lepas tanpa terbebani hasil pesaing kami. Dalam situasi persaingan seperti ini, mentalitas sangat dibutuhkan,” kata pelatih asal Spanyol itu, dikutip dari Football London. (*)
Editor : Ery Supriyadi