KALTIMPOST.ID - Italia kini hanya berjarak satu langkah menuju Piala Dunia 2026. Gli Azzurri sukses menyingkirkan Irlandia Utara dengan skor 2-0 dalam semifinal Path A putaran kedua kualifikasi zona UEFA, Kamis (27/3).
Kemenangan di New Balance Arena itu memastikan Gianluigi Donnarumma dan kawan-kawan melaju ke partai final playoff. Selanjutnya, Italia akan menghadapi Bosnia-Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada 1 April mendatang.
Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, menegaskan laga tersebut tidak akan mudah. Ia menilai Bosnia sebagai tim berpengalaman dengan pola permainan yang solid.
Baca Juga: Terungkap! Rahasia Latihan John Herdman yang Bikin Rizky Ridho Sampai Tanya ke Jordi Amat
“Mereka skuad yang berpengalaman dan memainkan skema 4-4-2. Kami juga akan bermain di stadion dengan atmosfer yang sangat panas. Ini akan jadi laga yang sulit,” ujar Gattuso, seperti dikutip dari Corriere dello Sport.
Di sisi lain, Bosnia masih mengandalkan striker veteran Edin Dzeko sebagai ujung tombak. Penyerang berusia 40 tahun itu baru saja membawa timnya menyingkirkan Wales lewat adu penalti 4-2 di semifinal playoff.
Dzeko bukan sosok asing bagi Italia. Ia pernah membela sejumlah klub Serie A seperti AS Roma, Inter Milan, dan Fiorentina. Bahkan, keluarganya masih menetap di Firenze, membuatnya sangat mengenal karakter sepak bola Italia.
“Kami pantas mencapai final. Kami bermain sangat baik selama kualifikasi. Kini, kami akan menghadapi Italia di Zenica dan menunjukkan kemampuan kami,” tegas Dzeko melalui laman resmi UEFA.
Bosnia sendiri memiliki catatan kurang baik saat tampil di Zenica dalam laga playoff sebelumnya. Pada kualifikasi Euro 2024, mereka kalah 1-2 dari Ukraina. Namun, hasil itu ingin mereka tebus kali ini.
Baca Juga: Bukan Cuma Menang, Ini Permintaan Khusus Marc Klok Jelang Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
Sementara itu, Italia memiliki senjata tajam dalam diri Moise Kean. Striker muda tersebut tampil konsisten dengan selalu mencetak gol dalam lima laga terakhir bersama timnas.
Menariknya, Kean pernah satu tim dengan Dzeko di Fiorentina. Pertemuan di Zenica pun berpotensi menjadi ajang reuni sekaligus duel dua generasi striker berbeda.
Sejak laga perempat final UEFA Nations League melawan Jerman, Kean telah mengoleksi tujuh gol, termasuk satu gol saat menghadapi Irlandia Utara. Ia pun bertekad melanjutkan tren positif tersebut.
“Aku ingin terus mencetak gol dan bermain di Piala Dunia,” ujar Kean, seperti dilansir SOS Fanta.
Kini, semua mata tertuju ke Zenica. Italia di atas kertas lebih diunggulkan, tetapi Bosnia siap memberi kejutan di hadapan publik sendiri. Pertanyaannya, mampukah Gli Azzurri menuntaskan misinya? (*)
Editor : Ery Supriyadi