KALTIMPOST.ID - Meski gelar juara Piala Afrika 2025 dicabut, Senegal tetap menampilkan trofi yang mereka menangkan di Maroko pada 19 Januari lalu.
Perayaan ini berlangsung sebelum laga uji coba melawan Peru di Stade de France, Paris, Ahad (29/3).
Kapten Kalidou Koulibaly memimpin rekan satu tim melakukan lap of honour sambil membawa trofi. Aksi ini menjadi simbol perlawanan Senegal terhadap keputusan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang memberikan gelar kepada Maroko.
Baca Juga: Hasil F1 GP Jepang 2026: Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Pemimpin Klasemen Termuda di Suzuka
Sebenarnya, Senegal memenangkan laga final di Rabat dengan skor 1-0. Namun, CAF memutuskan kalah 0-3 karena tim melakukan walk-off selama 14 menit.
Pelatih Pape Thiaw menegaskan bahwa sikap timnya tetap konsisten.
“Jelas dalam pikiran kami bahwa kompetisi dan trofi dimenangkan di lapangan. Kami sudah melakukannya, kami juara Afrika,” ujar Thiaw seperti dikutip dari The Guardian.
Senegal kini masih mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk memulihkan status juara mereka.
Aksi membawa trofi ini sekaligus mengirim pesan bahwa Lions de la Teranga tetap membanggakan prestasi yang mereka raih di lapangan. (*)
Editor : Ery Supriyadi