KALTIMPOST.ID - Atletico Madrid berada di atas angin usai unggul 2-0 atas FC Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions, 9 April lalu. Hasil itu menjadi catatan penting bagi Diego Simeone, yang untuk pertama kalinya berhasil menaklukkan Barcelona di Camp Nou sepanjang kariernya.
Kini, Atletico bersiap melakoni leg kedua di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Kamis (15/4) dini hari Wita. Laga ini menjadi peluang besar bagi Los Colchoneros untuk mengunci tiket semifinal, dengan siaran langsung tersedia di beIN Sports 3, beIN Sports Connect, dan Vidio pukul 03.00 Wita.
Simeone, yang dikenal dengan julukan Cholo, pernah melakukan kejutan serupa saat menghadapi Barcelona di semifinal Copa del Rey musim ini. Kala itu, Atletico memang kalah 0-3 di Camp Nou, namun mampu membalikkan keadaan dengan kemenangan telak 4-0 di leg pertama di Metropolitano.
Baca Juga: Liga Champions: Liverpool Wajib Bangkit di Anfield, PSG Siap Hancurkan Mimpi The Reds
Situasi kali ini dinilai lebih menguntungkan Atletico. Dengan keunggulan dua gol dari leg pertama di Camp Nou, peluang mereka melangkah ke semifinal Liga Champions terbuka lebar di atas kertas.
Demi laga krusial tersebut, Simeone bahkan melakukan rotasi besar-besaran pada pertandingan terakhir La Liga. Lebih dari 90 persen pemain inti diistirahatkan saat Atletico kalah 1-2 dari Sevilla FC, Minggu (12/4).
“Kami memang punya rencana. Itu tidak berarti semuanya akan berjalan baik. Bisa saja justru sebaliknya,” ujar Simeone dikutip dari Marca.
Di sisi lain, Barcelona belum menyerah. Tim asuhan Hansi Flick itu masih memiliki harapan untuk membalikkan keadaan di leg kedua.
Menurut laporan Mundo Deportivo, Flick bahkan mengambil pendekatan khusus dengan membawa seluruh skuad ke Madrid. Tidak hanya pemain yang siap tampil, tetapi juga mereka yang cedera, kurang bugar, hingga yang terkena sanksi seperti Pau Cubarsí.
Baca Juga: Sejarah Bundesliga: Marie-Louise Eta Jadi Pelatih Wanita Pertama
“Kami ingin semuanya dilakukan bersama sebagai satu tim, karena itu yang membuat kami lebih kuat,” ujar gelandang Barcelona, Pedri.
Pertarungan di Metropolitano pun diprediksi berlangsung sengit, dengan kedua tim membawa misi berbeda namun sama-sama menentukan nasib di Liga Champions. (*)