KALTIMPOST.ID, LONDON – Chelsea kembali terpuruk setelah kalah 1-3 dari Nottingham Forest dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge pada Senin malam WIB (4/5/2026). Hasil ini membuat The Blues menelan enam kekalahan beruntun di liga, sekaligus menjadi catatan terburuk mereka sejak 1912.
Kekalahan ini juga membuat Chelsea tetap di peringkat 9 dengan koleksi 48 poin dari 35 pertandingan. Sementara, kemenangan membuat Nottingham menjauhi zona degradasi di peringkat 16 dengan 42 poin.
Nottingham tampil mengejutkan meski menurunkan banyak pemain pelapis. Taiwo Awoniyi menjadi bintang dengan dua gol cepat, termasuk saat laga baru berjalan 98 detik. Satu gol lainnya dicetak Igor Jesus lewat titik penalti, membawa tim asuhan Vitor Pereira menjauh dari zona degradasi.
Chelsea sebenarnya punya peluang membalas di babak pertama, tetapi penalti Cole Palmer berhasil digagalkan kiper Matz Sels. Kegagalan itu memperpanjang kebuntuan gol Chelsea yang sudah berlangsung sejak awal Maret.
Penampilan tuan rumah juga jauh dari meyakinkan. Mereka sudah kebobolan di awal laga setelah kehilangan bola sendiri, yang dimanfaatkan Dilane Bakwa untuk mengirim umpan silang kepada Awoniyi yang berdiri bebas.
Gol kedua lahir tak lama kemudian setelah pelanggaran Malo Gusto di kotak penalti yang dikonfirmasi wasit Anthony Taylor melalui VAR.
Laga ini juga diwarnai insiden serius saat pemain muda Chelsea, Jesse Derry, mengalami cedera kepala setelah benturan dengan Zach Abbott. Derry harus ditandu keluar lapangan setelah mendapat perawatan cukup lama.
Memasuki babak kedua, situasi Chelsea tidak membaik. Awoniyi kembali mencetak gol keduanya usai menyambut umpan Morgan Gibbs-White dari jarak dekat. Kiper Robert Sanchez juga harus keluar lapangan akibat cedera, memperparah kondisi tim.
Chelsea baru mampu mencetak gol hiburan di masa injury time melalui tendangan salto Joao Pedro. Namun gol tersebut tak mengubah hasil akhir, sementara tekanan terhadap tim asuhan pelatih sementara Calum McFarlane semakin besar.
Kekalahan ini menegaskan krisis yang tengah dialami Chelsea, baik dari sisi performa maupun konsistensi, dan mereka harus segera menemukan solusi untuk keluar dari tren negatif ini.(*)
Editor : Thomas Priyandoko