KALTIMPOST.ID – Pelatih asal Spanyol Unai Emery kembali menunjukkan reputasinya sebagai Raja Liga Europa setelah membawa Aston Villa melaju ke final musim 2026.
Villa memastikan tiket final usai menyingkirkan sesama wakil Inggris, Nottingham Forest, pada leg kedua semifinal yang berlangsung di Villa Park, Birmingham, Jumat (8/5) dini hari WIB.
Pelatih berusia 54 tahun itu kini mencatatkan enam final Liga Europa sepanjang karier kepelatihannya.
Emery sebelumnya sukses meraih empat gelar, masing-masing tiga bersama Sevilla FC pada 2014, 2015, dan 2016, serta satu trofi bersama Villarreal CF pada 2021.
Satu final lainnya berakhir dengan kekalahan saat menukangi Arsenal FC pada 2019.
Di semifinal musim ini, Aston Villa sukses membalikkan keadaan setelah kalah 0-1 pada leg pertama. Bermain di kandang sendiri, Villa tampil agresif dan mencetak empat gol untuk menang agregat 4-1.
“Sekarang kami harus fokus ke final,” ujar Emery seusai pertandingan. Ia berharap timnya bisa memberikan sesuatu yang spesial bagi para pendukung Aston Villa.
Striker Villa, Ollie Watkins, memuji pengalaman Emery di kompetisi Eropa. Menurutnya, sang pelatih memiliki rekam jejak luar biasa di Liga Europa.
“Rekam jejaknya berbicara sendiri. Sekarang kami harus pergi dan menjuarainya,” kata Watkins.
Meski tampak puas dengan kemenangan tersebut, Emery tidak terlalu lama merayakan hasil pertandingan.
Ia hanya beberapa kali mengepalkan tangan ke arah suporter sebelum membiarkan para pemain menikmati momen bersama fans.
Di partai final yang akan digelar di Istanbul pada 20 Mei mendatang, Aston Villa akan menghadapi wakil Bundesliga, SC Freiburg.
Emery menegaskan bahwa laga final tidak akan mudah meski timnya dijagokan meraih gelar.
“Tentu saja tim-tim Jerman sangat sulit. Pelatih dan pemain mereka sangat bagus,” ujarnya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko