KALTIMPOST.ID, MADRID – Real Madrid dan Barcelona menempuh strategi berbeda dalam memaksimalkan hasil akademi mereka pada bursa transfer musim panas 2026. Jika Barcelona memilih mempromosikan banyak pemain jebolan La Masia ke tim utama, Real Madrid justru meraup pemasukan besar dari penjualan talenta lulusan La Fabrica.
Di antara pemain yang dilepas Real adalah striker Gonzalo Garcia dan gelandang Cesar Palacios ke klub Liga Inggris, Fulham. Dari transfer kedua pemain tersebut, Los Blancos mengantongi dana sebesar EUR 50 juta atau sekitar Rp 1,03 triliun.
Harian Diario AS melaporkan, total pemasukan Real Madrid dari penjualan pemain jebolan La Fabrica pada musim panas ini mencapai EUR 189 juta atau hampir Rp 4 triliun. Nilai tersebut menjadi rekor tertinggi klub sepanjang sejarah bursa transfer musim panas.
Baca Juga: Kaus Tak Perlu Dicuci Sebulan Dijual Rp1,4 Juta, HercShirt V5 Diklaim Tetap Bebas Bau
"Real akan selalu menjadi bagian dari hidupku. Aku menghabiskan enam musim di sana, tetapi ini adalah langkah besar dalam karierku," ujar Palacios, seperti dikutip Mundo Deportivo.
Fulham ternyata belum berhenti memburu pemain binaan akademi Real Madrid. Gelandang Thiago Pitarch disebut berpeluang menyusul Garcia dan Palacios bergabung ke Craven Cottage.
Kedatangan sejumlah pemain muda itu tak lepas dari sosok Alvaro Arbeloa yang kini menangani Fulham. Arbeloa merupakan mantan pelatih di akademi La Fabrica pada 2025–2026 sebelum dipercaya menjadi pelatih Real Madrid pada 12 Januari lalu menggantikan Xabi Alonso.
Garcia mengakui kehadiran Arbeloa menjadi salah satu alasan dirinya menerima pinangan Fulham.
"Hubunganku dengan pelatih sangat baik. Aku sudah bekerja bersamanya sejak di akademi hingga tim utama. Dia selalu memberikan kepercayaan kepadaku. Aku senang bisa bergabung dengan tim yang dilatihnya," kata penyerang berusia 22 tahun tersebut.
Berbeda dengan Real Madrid, Barcelona justru memberikan kesempatan kepada lulusan La Masia untuk menembus skuad utama.
Pelatih Hansi Flick mempromosikan tujuh pemain muda, jumlah terbanyak yang pernah dilakukan Barcelona dalam satu bursa transfer musim panas. Mereka adalah Alvaro Cortes, Xavi Espart, Tommy Marques, Toni Fernandez, Joffre Torrents, Brian Farinas, dan Diego Kochen. Nama terakhir kemudian dipinjamkan ke klub Denmark, Lyngby BK.
Meski mengandalkan produk akademi, Barcelona tetap berinvestasi untuk memperkuat La Masia. Klub asal Catalan itu merekrut winger Belgia berusia 18 tahun, Jesse Bissiwu, dari Club Brugge dengan nilai transfer EUR 8,5 juta atau sekitar Rp 175,7 miliar.
Baca Juga: Catatan Rusdiansyah Aras; Silaturahmi, Kehormatan, dan Masa Depan Olahraga Kaltim
Nominal tersebut menjadi rekor pembelian termahal untuk pemain yang diproyeksikan memperkuat akademi La Masia.
"Aku akan bekerja keras dan memberikan yang terbaik. Kita lihat bagaimana musim ini berjalan. Tujuanku adalah memberikan yang terbaik untuk Barcelona," ujar Bissiwu kepada Marca. (*)