Big Match Arsenal vs Chelsea: Arteta Andalkan Soliditas, Alonso Bawa Serangan Eksplosif

Thomas Priyandoko • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 07:39 WIB
ADU TAJAM: Kai Havertz (kiri) dan Joao Pedro bakal menjadi bagian dari duel Arsenal kontra Chelsea pada pekan ketiga Liga Inggris 2026/2027 di Emirates Stadium.
ADU TAJAM: Kai Havertz (kiri) dan Joao Pedro bakal menjadi bagian dari duel Arsenal kontra Chelsea pada pekan ketiga Liga Inggris 2026/2027 di Emirates Stadium.

 

KALTIMPOST.ID, LONDON – Duel Arsenal kontra Chelsea di Emirates Stadium, Minggu malam (6/9), menjadi sajian utama pekan ketiga Liga Inggris 2026/2027. Kedua tim sama-sama mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, tetapi memiliki kekuatan yang berbeda.

Arsenal tampil solid di lini belakang. The Gunners belum kebobolan setelah menang 3-0 atas Coventry City dan 1-0 di markas Aston Villa.

Kemenangan atas Villa memang tidak terlalu meyakinkan dari sisi skor. Namun, hasil tersebut menunjukkan kematangan skuad Mikel Arteta dalam mengelola pertandingan.

"Masih ada yang diperbaiki tapi saya suka sikap dari setiap pemain yang ada di lapangan. Hari ini adalah penampilan dari seluruh skuad dan kemenangan skuad," kata Arteta.

Arteta juga memperhatikan kondisi fisik pemain. Viktor Gyokeres belum menjadi starter dalam dua laga awal. Keputusan itu bukan karena sang striker tidak masuk rencana, melainkan bagian dari strategi menjaga kebugaran skuad sepanjang musim.

Baca Juga: Arsenal Tampil Dominan, Arteta Tegaskan Haus Gelar Belum Hilang

Menghadapi Chelsea, The Gunners kembali membutuhkan keseimbangan permainan. Declan Rice dan Martin Odegaard bakal punya peran penting untuk menguasai lini tengah sekaligus meredam agresivitas lawan.

Chelsea datang dengan modal serangan yang lebih eksplosif. Setelah mengalahkan Fulham 3-2, The Blues menundukkan Brighton & Hove Albion 4-3. Total tujuh gol sudah mereka lesakkan dalam dua pertandingan.

Namun, lini belakang Chelsea masih menjadi sorotan. Lima gol telah bersarang ke gawang mereka. Catatan tersebut bisa menjadi masalah ketika menghadapi Arsenal yang tampil lebih terorganisasi.

Emiliano Martinez juga menjadi sorotan setelah bergabung dari Aston Villa menjelang penutupan bursa transfer. Kiper Argentina itu langsung menjalani debut melawan Brighton.

Meski kebobolan tiga gol, Martinez tetap membuat sejumlah penyelamatan penting. Xabi Alonso pun memuji pengalaman sang kiper.

Baca Juga: Manchester City vs Arsenal: Haaland Bidik Papan Skor di Community Shield 2026

"Emi adalah juara Piala Dunia, berusia 33 tahun, dan berpengalaman. Dia merasa siap dan saya tidak perlu memberinya banyak arahan," ujar Alonso.

Kini, pengalaman Martinez akan diuji di Emirates. Chelsea membutuhkan ketenangan di belakang untuk mengimbangi ketajaman Arsenal.

Duel ini pun menjadi pertarungan antara pertahanan kokoh Arsenal dan daya ledak Chelsea. ***

Editor : Dwi Puspitarini
Arsenal vs Chelsea prediksi Arsenal vs Chelsea Liga Inggris 2026 the gunners The Blues