KALTIMPOST.ID, AMSTERDAM – Xavi Hernández menjalani laga perdananya sebagai pelatih Belanda saat menjamu Jerman dalam UEFA Nations League di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Jumat (25/9) dini hari. Duel tersebut menjadi awal era baru Oranje sekaligus debut Jürgen Klopp sebagai pelatih Timnas Jerman. Laga dimulai pukul 02.45 Wita dan disiarkan langsung melalui MNC Soccer Channel, RCTI+, dan Vision+.
Xavi ingin Belanda tampil dengan identitas permainan yang lebih berani. Filosofinya mengandalkan penguasaan bola, permainan menyerang, serta kerja sama tim yang harmonis. Ia ingin Oranje lebih aktif mengambil inisiatif dalam membangun serangan.
“Anda tidak bisa menjanjikan hasil. Tetapi, aku menjanjikan kami bermain dengan semangat dan identitas. Kami akan mencoba mengambil inisiatif serangan,” kata Xavi seperti dilansir T-Online.
Baca Juga: Laporan Etik Hakim PN Balikpapan Bergulir di KY, Saksi Ungkap Dugaan Manipulasi Pertimbangan Hukum
Johan Cruijff Arena pun menjadi panggung pertemuan dua pendekatan permainan. Di kubu Belanda ada Xavi dengan filosofi penguasaan bola dan serangan, sedangkan Jerman datang bersama Klopp yang selama ini dikenal dengan permainan intens dan pressing tinggi.
Pertandingan ini sekaligus menjadi laga pertama Klopp sebagai Bundestrainer. Pelatih yang pernah menangani Borussia Dortmund dan Liverpool tersebut ditunjuk sebagai pelatih Timnas Jerman mulai 15 Agustus 2026.
Bek tengah Jerman Nico Schlotterbeck mengatakan Klopp menginginkan Die Mannschaft bermain dengan tekanan tinggi, energi, dan kekuatan.
“Dia membangkitkan spirit kami. Dia sudah mempersiapkan kami dengan baik,” tutur Schlotterbeck seperti dilansir Kicker.
Di bawah mistar Jerman, Marc-André ter Stegen kembali masuk skuad setelah sebelumnya harus bersaing dengan Manuel Neuer. Ter Stegen kini memperkuat Ajax dan akan menjalani laga melawan Belanda di stadion yang menjadi kandang klubnya.
DFB memastikan ter Stegen termasuk dalam skuad pertama Klopp untuk dua pertandingan pembuka Nations League melawan Belanda dan Yunani.
Baca Juga: BPS Paser Jelaskan Desil, Tak Hanya Berdasarkan Besaran Gaji
Ter Stegen juga menyambut kesempatan tersebut dengan keyakinan. “Aku tidak pernah ragu aku akan kembali karena itu yang sudah jadi mentalitasku dan bagaimana aku melihat diriku sebagai pribadi,” katanya kepada RTL.
Sebelum pertandingan, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) juga dijadwalkan memberikan penghormatan kepada Bartina Koeman, istri mantan pelatih Belanda Ronald Koeman yang meninggal dunia pekan lalu.
Penghormatan tersebut dilakukan sebelum kickoff melalui mengheningkan cipta selama satu menit. KNVB menyatakan penghormatan itu sebagai bentuk mengenang Bartina sekaligus menyampaikan dukungan kepada keluarga Koeman.
Bartina meninggal setelah 16 tahun berjuang melawan kanker payudara. Selama karier panjang Ronald Koeman sebagai pemain dan pelatih, Bartina selalu berada di sisinya. (*)
Editor : Ery SupriyadiSumber : Jawa Pos Koran